Volume 3 Nomor 2 November 2014....

PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR BERSERI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X IPA 2 SMAN 4 SEMARANG


Sri Wahyuni

Abstrak

Kompetensi menulis anekdot siswa SMAN 4 Semarang rendah karena pengajaran menulis anekdot tidak menarik. Guru masih menggunakan media pembelajaran lama. Selain itu, ada sebagian siswa kesulitan dalam membedakan antara cerita lucu (jenaka) dan anekdot. Dari 36 siswa, baru 5 siswa atau 13,89 % yang nilai menulisnya mencapai ketuntasan belajar. Permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah  berapakah  besaran  peningkatan  kompetensi menulis anekdot dan bagaimanakah perubahan perilaku belajar siswa dengan memanfaatkan media  gambar  berseri?.Tujuan  penelitian  ini  adalah  menentukan  besaran   peningkatan
kompetensi menulis anekdot dan (2) memaparkan perubahan perilaku belajar siswa dengan media  gambar  berseri.  Metode  yang  digunakan  PTK  terdiri  dari  dua  siklus.  Analisis  data yang  digunakan  adalah  kuantitatif  dan  kualitatif.  Hasil  penelitian  menunjukkan  ada peningkatan. Pada prasiklus, dari 36 siswa atau 13,89 % hanya 5 siswa atau 13,89 % yang tuntas dengan nilai rata-rata 58,97 atau kategori kurang. Setelah dilakukan tindakan siklus I, nilai rata-rata menjadi 68,57 atau kategori cukup baik sedangkan  yang tuntas ada 20 orang atau 55,56 %. Kemudian, nilai rata-rata siklus II sebesar 76,78 atau kategori baik dan yang
tuntas ada 32 siswa atau 88,89 %. Artinya ada peningkatan dari prasiklus ke siklus I menjadi nilai rata-rata 9,6 atau 41,67 % dan siklus I ke siklus II nilai.

Kata kunci:  media, gambar berseri, anekdot, cerita lucu (jenaka)


Abstract :

Competence write anecdotes SMAN 4 Semarang low because teaching writing is not interesting anecdotes . Teachers are still using the old learning media . In addition , there are some students difficulty in distinguishing between a funny story ( playful ) and anecdotes .Of the 36 students , only 5 or 13.89 % of students who wrote it reaches the value of mastery learning . The problem in this study is what is the magnitude of the increase in competence to write  an  anecdote  and  how  changes  in  students' learning  behavior  by  the  media  using  the image glow ? . Purpose of this study was to determine the magnitude of the increase in t he competence  of  writing  anecdotes  and  (  2  )  describes  the  changes  in  learning  behavior  of students  with  media  images  beamed  .  The  method  used  consisted  of  two  cycles  of  PTK  .Analysis of the data used is quantitative and qualitative . The results showed no improvement . In prasiklus , of 36 students or 13.89 % only 5 students or 13.89 % were completed with an average value of 58.97 or less category . After the first cycle of action , the average value becomes 68.57 or category quite well , while there are 20 persons who completed or 55.56 %. Then , the average value of the second cycle of 76.78 or better category and there were 32 students who completed or 88.89 % . This means that there is an increase of prasiklus to the first cycle to the average value of 9.6 , or 41.67 % , and the cycle I to cycle II values.

Keywords: media , serial images , anecdotes , funny stories ( humorous )

Informasi: 0
Total Halaman : 158 Halaman
Penulis : Sri Wahyuni




PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MEMBUAT PERENCANAAN PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN TERPROGRAM MODEL PELATIHAN SEBAYA KOLEGIAL (COLLEGIAL COACHING)


Abstrak:

RPP pada dasarnya merupakan gambaran skenario kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru maupun siswa. Keberhasilan pembelajaran menjadi salah satu bagian dan tanggung jawab guru oleh karenanya RPP hukumnya wajib dibuat oleh guru. Kenyata...

Oleh : Sugito Pengawas SDKabupaten Temanggung Gito65@yah
Vol : Volume 4 Nomor 2 Nov 2015
Dilihat : 3097 Kali
Jumlah Halaman : 3


UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PKN TENTANG NKRI MELALUI MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 BANJARSARI 2016 / 2017


Abstrak:

Model NHT digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat memicu atau merangsang gagasan siswa.  Selama ini hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn sangat rendah dikarenakan guru belum melaksanakan metode ataupun media yang bervariasi seh...

Oleh : SUMADI, S.Pd., MM
Vol : Volume 6 Nomor 1 Desember 2017
Dilihat : 670 Kali
Jumlah Halaman : 17



UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI ALAT PENCERNAAN PADA MANUSIA DAN BAGIAN-BAGIANNYA MENGGUNAKAN PERAGA TORSO SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 2 PANDANHARUM KECAMATAN GABUS KABUPATEN GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016


Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran IPA dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil dari kunjungan lapangan tersebut peneliti berkonsultasi dengan guru kelas V mengenai penggunaan peraga torso yang akan digunakan ...

Oleh : Sri Endarwati Guru SD Negeri 2 Pandanharum Kec. Ga
Vol : Volume 5 Nomor 2 Januari 2017
Dilihat : 1158 Kali
Jumlah Halaman : 16


ANTI GALAU DAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION) SUATU MODEL PEMBELAJARAN BERKARAKTER KEBANGSAAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SOSIALISASI KELAS X SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 PANINGGARAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013


Abstrak:

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mencari solusi untuk masalah dalam pembelajaran sosiologi di kelas. Peneliti menggunakan model pembelajaran contekstual learning tipe STAD dikombinasi dengan ANTI GALAU yang merupakan kependekan dari Aktif, ...

Oleh : Luluk Wulandari SMA 1 Paninggaran
Vol : Volume 6 Nomor 1 Desember 2017
Dilihat : 830 Kali
Jumlah Halaman : 10