Volume 1 Nomor 1 November 2012....

PENINGKATAN DAYA KRITIS SISWA KELAS IX-A PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI PORTOFOLIO BASED LEARNING DI SMP NEGERI 4 SINGOROJO SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2014/2015


Kabul Aris Surono

Abstrak

Model pembelajaran portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik dapat memahami teori secara meluas melalui pengalaman belajar praktik empirik dengan mengaitkan konsep materi yang dipelajari. Dalam model pembelajaran portofolio siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus (show case), sehingga siswa lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran portofolio dapat meningkatkan daya kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan obyek penelitian siswa kelas IX-A SMP Negeri 4 Singorojo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran portofolio pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas IX-A SMP Negeri 4 Singorojo dapat meningkatkan daya kritis siswa. Peneliti mengukur kekritisan siswa melalui lembar pengamatan daya kritis siswa dengan cara mengamati indikator-indikator daya kritis siswa meliputi : (1) kemampuan membedakan antara fakta, non fakta dan pendapat, (2) kemampuan membedakan kesimpulan definitif dan kesimpulan sementara, (3) kemampuan menguji tingkat kepercayaan sumber informasi, (4) kemampuan membuat keputusan, (5) kemampuan mengidentifikasi sebab dan akibat, (6) kemampuan memecahkan masalah, serta (7) kemampuan mempertimbangkan wawasan lain. Peningkatan daya kritis siswa tidak hanya dilihat dari meningkatnya daya kritis siswa secara individu, tetapi juga dari meningkatnya prosentase siswa yang memiliki daya kritis tinggi. Sebelum penggunaan model pembelajaran portofolio siswa yang memiliki Daya Kritis Tinggi hanya 19,05%, namun setelah penggunaan model pembelajaran portofolio menjadi 61,90%. Siswa yang memiliki Daya Kritis Sedang yang semula 33,33% tinggal 28,57 %. Siswa yang memiliki Daya Kritis Rendah semula 47,62% setelah penggunaan model pembelajaran portofolio tinggal 9,52 % saja. Minat siswa terhadap pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah menggunakan pembelajaran model portofolio yang semula 22,86 % menjadi 49,52%.  Keaktifan siswa yang semula 12,70% menjadi 55,56 %, Kerjasama Kelompok yang semula 19,05% menjadi 59,52 %

Kata kunci : daya kritis siswa, pendidikan kewarganegaraan, portofolio based learning

Informasi: 0
Total Halaman : 197 Halaman
Penulis : Kabul Aris Surono




PERMAINAN KERETA LANGSIR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA UNTUK MENGUASAI KOSA KATA DALAM TEKS DESKRIPTIF BAHASA INGGRIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KARANGLEWAS SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/2013


Abstrak:

Peran kosa kata dalam pembelajaran bahasa Inggris sangat penting. Oleh karena itu, guru dituntut  mengembangkan kreativitas dalam menciptakan inovasi baru pada proses pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan. Tujuan penelitian ini adalah me...

Oleh : Angkat Adi Cahyoko Adi.yoko@yahoo.com
Vol : Volume 4 Nomor 2 Nov 2015
Dilihat : 2066 Kali
Jumlah Halaman : 5


AKSARA JAWA DENGAN METODE MULTISENSORI PADA SISWA KELAS IVD SDN PATI KIDUL 01 KECAMATAN PATI SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016


Abstrak:

Permasalahan dalam artikel ini adalah apakah penggunaan metode multisensori dapat meningkatkan hasil belajar menulis aksara jawa siswa kelas IVD SDN Pati Kidul 01 Kecamatan Pati? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengeta...

Oleh : Yamin SDN Pati Kidul 01Pati Mean.bar2016@gmail.com
Vol : Volume 5 Nomor 2 Januari 2017
Dilihat : 997 Kali
Jumlah Halaman : 9



ANTI GALAU DAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION) SUATU MODEL PEMBELAJARAN BERKARAKTER KEBANGSAAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SOSIALISASI KELAS X SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 PANINGGARAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013


Abstrak:

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mencari solusi untuk masalah dalam pembelajaran sosiologi di kelas. Peneliti menggunakan model pembelajaran contekstual learning tipe STAD dikombinasi dengan ANTI GALAU yang merupakan kependekan dari Aktif, ...

Oleh : Luluk Wulandari SMA 1 Paninggaran
Vol : Volume 6 Nomor 1 Desember 2017
Dilihat : 700 Kali
Jumlah Halaman : 10