Volume 6 Nomor 1 Desember 2017....

ANTI GALAU DAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION) SUATU MODEL PEMBELAJARAN BERKARAKTER KEBANGSAAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI SOSIALISASI KELAS X SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 PANINGGARAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013


Luluk Wulandari SMA 1 Paninggaran

Abstrak

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mencari solusi untuk masalah dalam pembelajaran sosiologi di kelas. Peneliti menggunakan model pembelajaran contekstual learning tipe STAD dikombinasi dengan ANTI GALAU yang merupakan kependekan dari Aktif, Nasionalis, Teoritis, Inspiratif, Gotong-royong, Atraktif, Luhur, Agamis dan Ulet. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitaif. Data nilai ulangan harian siswa dihitung sebagai landasan apakah metode yang diterapkan berhasil atau tidak dilihat dari peningkatan nilai siswa dalam beberapa siklus. Metode kualitatif digunakan dengan teknik wawancara untuk mengetahui seberapa minat siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar guru ketika menggunakan model pembelajaran ini. Setting penelitian ini dalah SMA 1 Paninggaran dengan subyek yaitu siswa kelas X. Materi sosiologi yang digunakan ketika penelitian ini berlangsung adalah kurikulum 2006. Kriteria Ketuntasan  Minimal siswa mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I dan siklus II . Hal tersebut ditandai dengan nilai rata rata prasiklus 58,68  meningkat pada siklus I dengan rata rata 71,06 dan meningkat menjadi 75,12 pada siklus II sehingga memenuhi KKM sebesar 70. Hasil analisis pengamatan diskusi menunjukkan bahwa target penelitian sudah tercapai. Untuk kemampuan bertanya 43%, kemampuan mengemukakan pendapat,  46% , keaktifan diskusi 59% , dan kerjasama siswa  dalam berdiskusi 46% dikategorikan baik (78 s.d. 90). Peneliti dapat memberi kesimpulan bahwa penggunaan Cooperative Learning apapun modelnya sangat bagus untuk membantu pemahaman dan peningkatan hasil belajar siswa. Penggunaan metode ceramah yang selama ini guru gunakan, tidak kondusif apalagi untuk materi ilmu sosial yang banyak analisis dan konsep pemahaman, guru mudah lelah dan siswa banyak yang mengantuk. 
 

Informasi: Kata kunci: STAD, ANTI GALAU, karakter kebangsaan, belajar
Total Halaman : 10 Halaman
Penulis : Luluk Wulandari SMA 1 Paninggaran




PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS-KREATIF MATERI EKOSISTEM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERMAKNA DENGAN LEMBAR KERJA SISWA DIVERGEN DI SMA 1 KUDUS


Abstrak:

Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis-kreatif materi ekosistem di SMA 1 Kudus, melalui model pembelajaran bermakna dengan Lembar Kerja Siswa (LKS) divergen. Penelitian dilaksanakan 2 siklus pada bulan Februari-Apri...

Oleh : Triastuti Evawani
Vol : Volume 1 Nomor 1 November 2012
Dilihat : 3754 Kali
Jumlah Halaman : 140


PENINGKATAN KOMPETENSI GLOBALISASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOMPAK MEMBATIK KELAS VI SDN GULANGPONGGE 01 GUNUNGWUNGKAL PATI SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2015/2016


Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah, untuk meningkatkan kempetensi globalisasi melalui model pembelajaran Kompak Membatik. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dibagi dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 3 pertemuan....

Oleh : Wiji SDN Gulangpongge 01 Pati Wiji1974@gmail.com
Vol : Volume 5 Nomor 2 Januari 2017
Dilihat : 1792 Kali
Jumlah Halaman : 19



UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PKN TENTANG NKRI MELALUI MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 BANJARSARI 2016 / 2017


Abstrak:

Model NHT digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat memicu atau merangsang gagasan siswa.  Selama ini hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn sangat rendah dikarenakan guru belum melaksanakan metode ataupun media yang bervariasi seh...

Oleh : SUMADI, S.Pd., MM
Vol : Volume 6 Nomor 1 Desember 2017
Dilihat : 1341 Kali
Jumlah Halaman : 17


UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN KOMPETENSI SISTEMHUKUMDANPERADILAN NASIONAL MELALUIPENERAPANMETODEMIND MAPPING PADASISWAKELAS XB MAN 2 SEMARANG


Abstrak:

Rendahnya minat dan partisipasi aktif siswa kelas XB MAN 2 Semarang dirasakan kurang terhadap proses kegiatan belajar mengajar PKn yang berakibat perolehan nilai yang dicapai pada ulangan harian I terendah dari 7 kelas dengan hasil nilai rata-rata...

Oleh : Masrukhan MAN 2 Semarang Alkutari@gmail.com
Vol : Volume 4 Nomor 2 Nov 2015
Dilihat : 3384 Kali
Jumlah Halaman : 5