Konker I MB XXI kota Surakarta: Empat kata Kunci bagi Guru

Posted by Admin on Berita
Konker I MB XXI kota Surakarta: Empat kata Kunci bagi Guru

Solo, Derap Guru. Revolusi Mental yang menjadi salah satu program pemerintahan presiden Jokowi dalam upaya membangun karakter dan memperbaiki kondisi bangsa perlu kita wujudkan bersama. Dalam upaya tersebut, pendidikan dan guru memiliki peranan penting untuk mewujudkannya. Pendidikan dilakukan melalui jalur pendidikan formal dan pendidikan non formal. Demikian antara lain diungkapkan Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi saat memberikan sambutan pada Konferensi Kerja tahun pertama MB XXI PGRI Kota Surakarta di Gedung Monumen PGRI Surakarta, Sabtu (14/11).

Dijelaskan oleh Widadi, bahwa orang tua merupakan guru utama dan yang pertama bagi anak. Karena itu orang tua seharusnya menjadi teladan dan juga memiliki kemampuan mendidik anak-anak dengan baik. Selanjutnya, guru dalam pendidikan formal memiliki peranan penting dalam membangun karakter, menggali dan mengembangkan potensi anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Untuk itu guru juga harus berperan sebagai orang tua sehingga dalam tugasnya mampu mendatangkan suasana bahagia bagi anak-anak. Ada 4 kata kunci bagi guru agar dapat melaksanakan peran dan tugasnya dengan baik, yakni; memiliki kompetensi, kualifikasi, sertifikasi, dan apresiasi.

Tiga agenda Konker

Sebelumnya, ketua Panitia, Drs. H. Sulardi, M.Pd pada kesempatan itu melaporkan dasar, tujuan dan peserta Konferensi Kerja. Tiga agenda Konferensi kerja PGRI Kota Surakarta adalah; 1) menilai dan menentukan pelaksanaan program kerja krun waktu September s.d. Desember 2014; 2) menyusun, menyepakati, dan menetapkan program kerja kurun waktu Januari s.d. Desember 2015; 3) Menentukan sikap, pendirian, dan strategi organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan dan perkembangan situasi yang berkembang saat ini khusunya bidang pendidikan.

Kegiatan itu diikuti sejumlah peserta dari pengurus cabang/cabsus, pengurus kota, pengurus provinsi, LKBH, DKGI, dan nampak hadir pula Ketua DPRD dan Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta. Konferensi Kerja dibuka oleh Pjs Walikota Surakarta, Budi Suharto. Pjs Walikota berharap Konferensi kerja PGRI dapat menjawab problem-problem pendidikan yang ada di Surakarta. Selanjutnya ia meminta para guru benar-benar menjaga netralitas dalam Pilkada kota Surakarta 9 Desember 2015. Konferensi Kerja yang dipimpin Ketua PGRI Kota Surakarta, Drs. Sugiyaryo, S.H, M.Pd, M.H. berlangsung tertib dan lancar. (d4)