Konkerkab I MB XXI PGRI Sukoharjo : Peran Strategis Guru dan PGRI

Posted by Admin on Berita
Konkerkab I MB XXI PGRI Sukoharjo : Peran Strategis Guru dan PGRI

Sukoharjo, Derap Guru. Sesuai ketentuan AD/ART PGRI, pengurus kabupaten PGRI Sukoharjo menggelar Konferensi Kerja tahun pertama masa bakti XXI di gedung SMA PGRI Sukoharjo, Sabtu (7/11). Hadir pada acara tersebut Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Widadi, S.H., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, Bambang Sutrisno, para dewan pakar, dan sejumlah undangan. Konferensi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo yang juga Ketua PGRI, Bambang Sutrisno.

Paradigma baru

Ketua PGRI Jawa Tengah, Widadi dalam sambutannya mengungkapkan paradigma baru yang harus dipahami para guru, bahwa dalam pendidikan tidak ada anak nakal, tidak ada anak bodoh. “Kalau hal itu terjadi, berarti ada sesuatu yang salah, yang harus diperbaiki”, jelasnya. Karena itu guru harus terus belajar agar mampu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi dalam mendidik anak yang memiliki sikap dan karakter berbeda-beda.  Dalam persoalan pendidikan, Widadi juga mengungkapkan adanya tiga ranah pendidikan yang harus dilaksanakan dengan baik. Tiga ranah itu adalah; pendidikan formal, pendidikan keluarga, dan masyarakat. Karena itu, proses pendidikan sesungguhnya bukan hanya ada di sekolah tetapi juga di dalam keluarga dan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Bambang Sutrisno menekankan pentingnya para guru memiliki komitmen, mengevaluasi diri, dan terus belajar untuk meningkatkan kompetensinya guna mewujudkan pendidikan bermutu. Para guru juga harus sadar sebagai bagian dari masyarakat yang harus menjadi teladan dan dituntut perannya dalam kehidupan masyarakat.

Dalam acara tersebut juga diserahkan SK penetapan Dewan pakar PGRI Kab. Sukoharjo oleh Ketua PGRI Jawa Tengah. Sebelumnya SK dibacakan oleh Wakil Ketua PGRI Kab. Sukoharjo, Drs. Joko Dwi Riris Raharjo, M.Si. (d4)