Info organisasi : Pernyataan Sikap

Posted by Admin on Pengumuman
Info organisasi : Pernyataan Sikap

Puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 PGRI, di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Minggu (13/12) bukan hanya meriah karena dihadiri sekitar 125.000 guru tetapi juga menjadi momentum untuk memantapkan soliditas dan solidaritas PGRI sebagai organisasi profesi yang kuat dan bermartabat. Antusiasme guru mengikuti acara tersebut justru nampak semakin tinggi setelah tanggal 7 Desember 2015, Menpan RB, Yudhi Krisnandi mengeluarkan surat edaran agar guru-guru tidak hadir dalam acara HUT ke-70 PGRI di Jakarta. Terbukti gelora Bung Karno dipenuhi guru dari berbagai tempat di seluruh tanah air yang hadir sejak pukul 06.00 dan baru meninggalkan tempat acara sekitar pukul 13.00. Ribuan guru yang datang terlambat, bahkan dengan sabar dan tertib mengikuti acara dari luar GBK melalui layar lebar yang disediakan panitia.

Selain mendengarkan sambutan Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo dan Ketua DPD RI, Irman Gusman, para hadiri mendengarkan pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ketua Provinsi PGRI Jawa Barat, Dr. H. K. Edi Parmadi M, M.Pd. didampingi oleh para Ketua PGRI Provinsi se Indonesia.

Pernyataan Pengurus Besar PGRI beserta pengurus PGRI di semua tingkatan serta anggota PGRI di seluruh Indonesia yang dibacakan pada kesempatan tersebut adalah :Pertama, Mendukung pemerintah Presiden Joko Widodo dan  Wakil Presiden Yusuf Kalla dalam melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan bangsa; Kedua, Siap membantu Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan profesionalisme dan kinerja guru guna melaksanakan revolusi mental, pengembangan karakter dan potensi peserta didik; Ketiga, Mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta menyerukan kepada para guru agar aktif memberikan pendidikan anti korupsi dan anti narkoba; keempat, Mendesak Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk memenuhi kebutuhan guru dan meningkatkan kesejahteraan guru non-PNS; Kelima, Menolak segala kebijakan dan peraturan serta upaya-upaya yang dilakukan guna menghapus dan atau mempersulit pemberian tunjangan profesi guru, menghambat pelaksanaan sertifikasi, kenaikan pangkat dan karir, serta pengembangan profesi  guru; Keenam, Menolak segala bentuk intimidasi, tekanan, ancaman yang mengganggu profesionalisme, kinerja, dan aktivitas organisasi profesi guru. Pernyataan ditanda tangani Ketua Umum PB PGRI, Dr. H. Sulistiyo, M.Pd dan Sekretaris Jenderal,       M. QudratNugraha, Ph. D. (d4)