Doa Bersama 40 Hari Wafatnya Bapak Drs. H. Sulistiyo, M.Pd. Ketua Umum PB PGRI

Posted by Admin on Berita
Doa Bersama 40 Hari Wafatnya Bapak Drs. H. Sulistiyo, M.Pd. Ketua Umum PB PGRI

Acara Doa Bersama memperingati 40 hari wafatnya Bapak Dr. H. Sulistyo, M.Pd. Ketua Umum PB PGRI yang diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten PGRI Banjarnegara bersama Pengurus Cabang PGRI seluruh Banjarnegara, Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah, Pengurus Provinsi PGRI DKI Jakarta, Pengurus Kabupaten/Kota PGRI se-Jawa Tengah dan Pengurus Besar PGRI.

Acara Doa Bersama diselenggarakan pada hari Sabtu, 23 April 2016 di Taman Makam Bapak Sulistyo, di Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Doa bersama dilakukan secara berurutan sebanyak 6 tahap. Tahap pertama pada malam hari Jumat malam atau malam Sabtu dilakukan oleh Keluarga Almarhum Bapak Dr. H. Sulistyo, M.Pd. yang juga dihadiri oleh Pengurus Provinsi PGRI Jawa Barat yang hadir lebih awal, yaitu pada Jumat malam.

Tahap kedua dilaksanakan pagi hari Sabtu, 23 April 2016 dihadiri oleh Pengurus Cabang se-Kabupaten Banjarnegara, Pengurus Kabupaten Banjarnegara, Pengurus Provinsi Jawa Tengah, Pengurus Provinsi DKI, dan Pengurus Besar PGRI. Hadir pula pada kesempatan tersebut perwakilan dari Pengurus Provinsi Gorontalo dan Pengurus Provinsi NTT. Hadir pula pada kesempatan tersebut Ibu Halimah Sulistyo (istri almarhum), Putra-putra almarhum, Bapak Suwito dan Ibu Suparmi (ayahanda dan ibunda Almarhum).

Memberikan sambutan pada acara tersebut Ketua provinsi PGRI DKI Jakarta. Beliau mengajak kita untuk mencontoh perilaku keteladanan yang dilaksanakan oleh Bapak Dr. H. Sulistyo, M.Pd. Pada kesempatan kedua sambutan yang disampaikan oleh Plt Ketua Umum PB PGRI, Ibu Dr, Unifah Rosyid menyampaikan juga bahwa kita patut berbangga adanya Bapak Dr. H. Sulistyo, M.Pd. Beliau adalah sosok pemimpin, sosok pejuang, dan suri tauladan bagi kita semua. Semasa hidupnya, Beliau selalu memperjuangkan nasib kita, nasib para guru, bukan hanya guru yang sudah PNS, tetapi juga guru yang masih berstatus honorer. Beliau, Bapak Sulistyo, bukan hanya milik kita Bangsa Indonesia, tetapi juga milik dunia. Terbukti 169 negara di dunia ikut berbelasungkawa atas wafatnya Pak Sulistyo.

Doa bersama dipimpin oleh para kyai dan ulama dari beberapa darah di Jawa Tengah, diikuti pula para santri dan masyarakat umum dari desa Kalitengah dan sekitarnya. Tidak kurang dari 500 orang mengikuti doa bersama pada sesi pertama pagi hari itu. Setelah selesai doa bersama, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah yang dilaksanakan di kediaman orang tua Bapak Sulistyo, di Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Dalam sambutannya, Ketua Provinsi PGRI Jawa Tengah, Bapak Dr. Widadi, S.H. menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas penyelenggaraan doa bersama tersebut. Tidak lupa pula memohon kepada seluruh yang hadir untuk selalu memanjatkan doa untuk Belia Bapak Sulistyo serta selalu mencontoh perilaku dan kebaikan yang dilaksanakan oleh Beliau Bapak Sulistyo.  

Pada dua sesi berikutnya dilaksanakan acara Hafidz Quran 30 juz oleh beberapa santri dari berbagai daerah di Banjarnegara. Kemudian disusul doa bersama setelah Solat Dhuhur yang dihadiri oleh Pengurus Kabupaten/Kota se Jawa Tengah dengan peserta lebih dari 1000 orang. Acara berlangsung hingga malam hari. Terakhir adalah doa bersama yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Khusus Kemenag Kabupaten Demak yang memang datang paling akhir, yaitu pukul 20.00 baru sampai di lokasi Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. (Eko Wahyono, S.Pd., M.M. (Sekbid Infokom PGRI Kabupaten Banjarnegara)