PGRI Kota Salatiga Jawa Tengah : Pendidikan Karakter di Era Media Sosial Bukanlah Persoalan Akademis

Posted by Admin on Agenda
PGRI Kota Salatiga Jawa Tengah : Pendidikan Karakter di Era Media Sosial Bukanlah Persoalan Akademis

Sosial media bagaikan dua sisi mata uang, pada satu sisi membantu siswa pada sisi yang lain sosial media dapat menjerumuskan siswa kedalam permasalahan yang dalam dan tak berujung. Siswa membutuhkan karakter yang kuat untuk mampu memilah dan memilih penggunaan sosial media.

Fakta-fakta diatas melatarbelakangi PGRI Kota Salatiga Jawa Tengah untuk menyelenggarakan Seminar Peran Guru dalam Pendidikan Karakter di Tengah Serbuan Media Sosial. Pendidikan karakter adalah proses mengembangkan potensi individu siswa menjadi kompetensi. Sedangkan kompetensi adalah cerminan kemampuan, kecakapan dan kinerja individu siswa untuk melakukan suatu tugas atau tantangan.

PGRI berpendapat peran guru dalam pendidikan karakter di era media sosial sekarang ini adalah memfasilitasi anak didiknya agar mampu mengembangkan potensi yang dimikilinya menjadi kompetensi, sejalan dengan cita-citanya.

Pendidikan karakter tidak sekedar upaya akademis. Apabila sekolah atau guru memiliki keterbatasan sumber daya, sekolah bisa saja bekerja sama dengan lembaga lokal yang letaknya tak jauh dari gedung sekolah. Contoh jika sekolah berdampingan dengan sanggar seni tari, maka sekolah dapat memanfaatkan sanggar tari tersebut sebagai wahana mengembangkan minat dan bakat tari siswanya.