Tingkatkan Kompetensi Guru, PGRI Gelar Diklat

Posted by Admin on Berita
Tingkatkan Kompetensi Guru, PGRI Gelar Diklat

Semarang, Derap Guru. Guru professional dituntut memiliki 4 kompetensi, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. PGRI sebagai organisasi profesi guru berkewajiban membantu para guru memenuhi tuntutan tersebut. Demikian diungkapkan Sekretaris PGRI Kota Semarang, H. Nur Khoiri, S.Pd, M.T di sela acara Diklat Kompetensi Kepribadian Guru di Wisma P4G Universitas PGRI Semarang, Jumat (9/11).

Nur Khoiri yang juga dosen di Universitas PGRI Semarang ini menjelaskan bahwa kepribadian guru merupakan bagian penting dalam menunjang keprofesionalan guru secara menyeluruh. Ketua Panitia Drs. Sulardi, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Jumat- Minggu, 9 -11 November 2018 itu diselenggarakan PGRI Kota Semarang bekerja sama dengan LPPM Universitas PGRI Semarang. Dan diikuti oleh 155 orang guru dari TK,SD,SMP, SMA/K di kota Semarang. Adapun nara sumber yang akan memberikan materi untuk para peserta adalah Dr. Ari Handayani, Dr. Dini, Dr. dan Desi. Ketiganya adalah dosen pada Universitas PGRI Semarang. Adapun tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi kepribadian para guru. Hal ini sesuai ketentuan PP 19/2005 ps 28 dan Permendiknas 16/2007 terkait kompetensi kepribadian dan standar kompetensi guru.

Selanjutnya Wakil Ketua PGRI Kota Semarang, Dr. Agus Supriyanto, S.H, M.Si pada kesempatan itu mengungkapkan pentingnya kompetensi kepribadian guru di Era milenial dan pengaruhnya dalam pendidikan. Guru harus mampu memahami bagaimana mengatasi anak didik dengan sikap dan perilaku anak yang sangat berbeda di era milenial ini. Untuk itu guru harus mempunyai kepribadian yang mantap. Sementara itu Wakil Rektor IV Upgris, Ir. Suwarno Widodo, M.Si yang juga pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah ini mengaku pihaknya siap mendampingi guru-guru mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Ia tegaskan bahwa 4 kompetensi guru itu harus dimiliki secara komprehensif sehingga profesionalitas guru juga dimiliki secara utuh. (pur)