Era Revolusi Industri 4.0, Guru Harus Berubah

Posted by Admin on Agenda
Era Revolusi Industri 4.0, Guru Harus Berubah

Sukoharjo, Derap Guru, Memasuki era Industri 4.0 paradigma guru harus berubah. Tuntutan perubahan guru bukan sekedar cara mengajar, tetapi lebih esensial pada perubahan cara pandang terhadap konsep pendidikan itu sendiri. Demikian diungkapkan Ketua PGRI Jateng, Widadi saat berbicara pada konferensi kerja kabupaten PGRI Sukoharjo, di Gedung PGRI setempat, Selasa (30/10). Widadi mengibaratkan perubahan yang tidak mudah itu seperti seorang tukang sampah yang sakit dan tambah pusing ketika dekat bau minyak wangi, tetapi segera sembuh saat didekatkan dengan bau sampah yang lama digelutinya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sukoharjo, Drs. Darno, M.Pd, mengungkapkan jumlah guru negeri yang makin hari makin berkurang. Karena itu GTT sangat dibutuhkan. Ia mendukung upaya PGRI mengawal GTT menjadi PPPK untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Ia pun berpendapat agar ke depan guru disiapkan dengan benar sehingga mutu profesi guru terjaga dan lebih baik. 

Sebelumnya, Ketua Panitia, Widi Ratmoyo dalam laporanya mengungkapkan tentang latar belakang dan  dasar kegiatan, tema, tujuan, dan peserta Konkerkab yang berjumlah 70 orang, terdiri utusan cabang, pengurus kabupaten, provinsi, anak lembaga dan badan khusus, dan penasehat. Tema Konferensi Kerja adalah, “Mewujudkan Guru sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Berkarakter dalam Era Revolusi Industri 4.0”.

Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo, Ir. Bambang Sutrisno, M.M, kepada peserta Konkerkab menyampaikan laporan program dan kegiatan yang telah dilakukan dan rancangan program PGRI Kabupaten Sukoharjo tahun 2019. Bambang Sutrisno meminta seluruh pengurus dan anggota PGRI menjaga soliditas dan solidaritas demi tercapainya tujuan organisasi untuk kepentingan guru dan pendidikan yang lebih baik. (pur)