Wayang “Go Warior”

Posted by Admin on Berita
Wayang “Go Warior”

Pengembangan pementasan wayang sangat ditentukan oleh kreativitas dalang. Ki Suwar Adi Prayitno S.Pd, Kepala SD Kampung Laut Cilacap cukup kreatif dalam pementasan wayang. Inspirasi datang dari penanggap dari perbatasan Jateng Jabar yang menggunakan wayang golek, sementara Ki Suwar adalah seorang dalang wayang Purwa. Kemudian dia lakukan pentas wayang golek dengan rasa wayang kulit. " saya beri nama Wayang Go Warior krpanjangan Golek Purwa iringan orgen," kata Ki Suwar. Meski dengan iringan orgen dan kendang pertunjukan sangat hidup dan menghibur. Iringan wayang macam srepeg, sampak, bendrong dan gending Banyumasan digarap cukup rancak. Ada wayang golek Gatutkaca, Pregiwa, Lesmana,durna, togog dan Panakawan. Dalam pertunjukannya Ki Suwar mrnyisipkan pesan moral sprti kerukunan berumah tangga, bermasyarakat,dan keagamaan. Ki Suwar biasa ditanggap di acara hajadan dengan durasi 3 jam.

Ketua Pepadi Cilacap Sutarwin  mengapresiasi Ki Suwar dalam pementasanya. Ki Suwar sangat kreatif wayang golek merupakan 3 dimensi seperti manusia jadi lebih hidup dan komunikatif. " Ki Suwar mampu berkarya seni yang inovatif