Derap Guru Menuju Majalah Digital

Posted by Admin on Agenda
Derap Guru Menuju Majalah Digital

PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan terus berupaya secara konsisten menjalankan program kerjanya untuk pentingan seluruh anggota. Untuk itu berbagai program dan kebijakan organisasi perlu kita sampaikan kepada seluruh anggota melalui forum-forum organisasi dan publikasi media. Majalah Derap Guru Jateng adalah media organisasi PGRI Jawa Tengah yang selama ini berperan penting menjembatani komunikasi antara pengurus dengan anggota dan sesama anggota, bahkan juga kmunikasi antara anggota PGRI dan pejabat pemerintah serta masyarakat. Informasi kedinasan dan organisasi yang terkait dengan persoalan guru dan pendidikan wajib disampaikan kepada guru dan seluruh anggota melalui media yang berkualitas, yakni Majalah Derap Guru Jateng. Selain itu, Majalah Derap Guru juga menjadi media untuk menuangkan gagasan, ide, dan kreativitas guru guna meningkatkan mutu profesionalitas yang menjadi tuntutan para guru. Demikian antara lain diungkapkan Pemimpun Umum Majalah Derap Guru, Tulus Wibowo, S.H, S.Pd, M.Si dalam Raker Derap Guru di kampus IV Universitas PGRI Semarang, Sabtu, (4/05).

Tulus Wibowo yang juga Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah ini berharap agar Majalah DERAP GURU JAWA TENGAH semakin dicintai dan diminati oleh para pembaca maka perlu menyusun langkah-langkah strategis berupa evaluasi dan perencanaan melalui rapat kerja. Diungkapkan, guna mengikuti perkembangan TI yang sangat pesat, maka tahun 2019 ini majalah Derap Guru diharapkan tidak hanya terbit versi majalah cetak tetapi juga versi digital yang dapat dibaca melalui  komputer pribadi (Contoh klik https://bit.ly/2OwdGBC) dan piranti lain seperti ponsel, BlackBerry, iPhone, iPad dan komputer tablet Android. Semua itu adalah upaya untuk membuat citra PGRI menjadi lebih baik. Sesuai dengan tagline “Majalah Derap Guru bacaan Guru Profesional dan Berkarakter”, maka pengelola media ini terus berkreasi dan berinovasi agar majalah Derap Guru tampil lebih baik, lebih menarik, enak dibaca dan selalu ditunggu kehadiranya oleh pembaca.

Kontribusi pada PGRI

Pemimpin perusahaan Majalah Derap Guru, H. Sakbani, S.Pd, MH mengungkapkan bahwa keberadaan Majalah Derap Guru saat ini bukan hanya sebagai media komunikasi dan informasi organisasi tetapi juga sebagai kegiatan usaha yang hasilnya bermanfaat untuk mendukung  kegiatan organisasi. Diungkapkan oleh Sakbani, kalau PGRI hanya mengandalkan iuran anggota maka tidak akan mampu membiayai berbagai program dan kegiatan organisasi. Karena itu perlu diciptakan berbagai kegiatan usaha yang dapat menjadi sumber dana organisasi. Keuangan bagi organisasi diibaratkan oleh Sakbani sebagai darah dalam tubuh yang merupakan kebutuhan vital untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Karena itu selain meningkatkan kualitas, untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi organisasi, omset Derap juga harus meningkat. Jika tahun 2018 omset Derap sudah mencapai 19,7?ri jumlah anggota, maka tahun 2019 diharapkan omset Derap bisa mencapai 22?n tahun 2020 diharapkan meningkat lagi menjadi 25?ri jumlah anggota. Keuntungan bagi PGRI Kabupaten/Kota dan Cabang juga diberikan secara proporsional sesuai jumlah omset di wilayah masing-masing.

Calon Pengurus Besar PGRI

Selain menggelar Raker Derap Guru pada hari yang sama juga diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) PGRI Provinsi dan kabupaten/kota dengan agenda persiapan Kongres XXII di Jakarta. Sekretaris Umum Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah mengungkapkan bahwa Kongres XXII PGRI rencananya diselnggarakan di Jakarta bulan Juli 2019. Dua agenda penting dalam Kongres nanti adalah melakukan perubahan AD/ART PGRI sesuai tuntutan perkembangan dan pemilihan pengurus baru masa bakti XXII. Aspirasi dari pengurus PGRI kabupaten/kota menghendaki ada Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah yang maju sebagai calon Pengurus Besar PGRI dengan menyebut nama Widadi, Muhdi dan Sakbani tetapi ketiganya menyatakan tidak bersedia. Sejumlah nama yang diusulkan PGRI Jawa Tengah untuk maju sebagi calon Pengurus Besar PGRI selanjutnya diungkapkan oleh Muhdi adalah beberapa nama yang saat ini telah menjadi Pengurus Besar PGRI, diantaranya adalah Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd ditambah beberapa nama baru yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Bengkulu. Sedangkan dari Jawa Tengah diusulkan nama Ir. Bambang Sutrisno, M.M, Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo yang saat ini maju sebagai calon anggota DPD RI periode 2019-2024 dan berdasarkan rekapitulasi perolehan suara di KPU Jawa Tengah saat ini menduduki urutan ketiga.

Saat dikonfirmasi tentang hal diatas, Ir. Bambang Sutrisno, MM menyatakan pada prinsipnya siap dicalonkan sebagai Pengurus Besar PGRI. Dia menambahkan apabila  terpilih nanti maka yang akan dilakukan adalah; Pertama, akan melakuka orientasi, Kedua, bersinergi dengan pengurus PGRI yang lain, Ketiga memahami program kerja PGRI dan mensinergikan program kerja PGRI dengan tugas DPD RI untuk memperjuangkan kemajuan Provinsi Jawa Tengah, termasuk bidang pendidikan terutama persoalan guru yang perlu penyelesaian secara proporsional. (pur)