PGRI Jateng Selenggarakan PKB Guru Berbasis PKP

Posted by Admin on Slider
PGRI Jateng Selenggarakan PKB Guru Berbasis PKP

Semarang-Infokom PGRI Jateng.
Pembukaan Pelatihan Pengelolaan Pembelajaran Digital yang merupakan PKB Berbasis PKP dihadiri segenap Pengurus Provinsi PGRI Jateng XXII dan  guru  se Jateng dalam rangka HUT Ke 74 PGRI Jateng dan HGN 2019. Pelatihan berlangsung di lantai 3 Aula PGRI Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (16/11).

Pelatihan Diawali Laporan
Panitia Ketua Biro Pengembangan Profesi Drs. Agung Purwoko, M.Pd yang melaporkankan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pertama dari program PGRI jateng untuk membekali kemampuan profesional para guru dg pembelajaran berkarakter berbasis teknologi informasi. Selanjutnya Agung Purwoko juga melaporkan, untuk tahap awal (16 dan 17 Nov) ini,  peserta  berjumlah 40 orang guru berasal dari 35 kab/kota se Jateng  dan pelatihan berdurasi 32 jam. 

 Wakil Ketua PGRI Jateng, Dr. Bunyamin, M.Pd.  yg membuka kegiatan tsbt nampak sangat antusias dg kegiatan pelatihan ini, 'Sudah  saatnya PGRI Provinsi Jateng mendorong kemampuan profesional guru2 dengan upaya digitalisasi melalui Smart Learning and Character Center (SLCC),  tandasnya. Dikatakan, ternyata peta riil menyiapkan guru profesional, harus memenuhi sejumlah kriteria dari dimensi guru profesional yg memiliki kompetensi kepribadian, profesional, kependidikan, sosial, sertifikat pendidik, program induksi, dan program keprofedian berkelanjutan.
 
Diungkapkan,  Dimensi guru profesional  saat ini juga banyak menemui kendala antara lain; harus terpenuhinya jam  mengajar guru minimal 24 jam, sapras yg terbatas, dan administrasi yg dlm tanda kutip sangat banyak dan memberatkan. 

Untuk itu Bunyamin  menandaskan, persoalan itu harus dipecahkan, maka melalui pelatihan ini, para guru harus mampu menciptakan generasi penerus dg SDM unggul untuk indonesia baru. 'Guru harus melakukan invensi dan inovasi dalam pembelajaran. Hal ini otomatis akan memberikan edit-value nilai tambah bagi guru. Dan akhirnya guru akan memiliki nilai jual. Kata kunci dari semua itu, marilah kita semua bergerak bersama melakukan inovasi dan invensi demu menciptakan SDM unggul untuk Indonesia maju', tegas Bunyamin.

PGRI Jateng - Smart Learning and Character Center (SLCC)

Secara terpisah, Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi M.Hum mengatakan, PGRI Jateng - Smart Learning and Character Center (SLCC) menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas dan fungsi PGRI sebagai organisasi profesi. Dikatakan, terlebih dengan fokusnya Mendikbud untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter, yang sangat tergantung dari gurunya.

 'Maka PGRI Jateng akan fokus mengembangkan keprofesian guru melalui berbagai kegiatan diantaranya diklat-diklat yang dilaksanakan melalui PGRI Jateng SLCC, dengan APKS PGRI sebagai garda terdepan', tandas Muhdi.

Usai Pembukaan dilanjutkan pelatihan langsung di Ruang PGRI Jateng SLCC dengan Nara Sumber Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si. Pada penjelasannya Dr Saptono menjelaskan, pelatihan terutama diarahkan pada teknis pengelolaan mengajar dan  standar proses dengan berbagai program digital. Artinya, Saptono menandaskan bahwa hasil akhir atau output pelatihan ini guru mampu menyederhanakan sistem pengelolaan pembelajaran melalui  program digitalisasi pembelajaran.

Pelatihan yang berakhir pkl 15.50 dan ditutup Wakil Bendahara Muslih S.Pd., M.Acc  ditandai penyerahan piagam kepada peserta pelatihan. (WIS)