Mega Novita Perempuan Peraih Gelar Doktor Termuda

Posted by Admin on Berita
Mega Novita Perempuan Peraih Gelar Doktor Termuda

Mega Novita, Bintang Tamu Derap Guru yang lahir di kota Salatiga, 15 November 1988 ini benar-benar pantas menjadi contoh dan inspirasi bagi para wanita lain di Indonesia. Karena pengetahuan, pengalaman dan prestasinya benar-benar membanggakan.

Mega Novita, S.Si, M.Si, M.Nat. Sci. Ph.D, telah tercatat di Museum Rekor Indonesia sebagai "Perempuan Peraih Gelar Doktor Ilmu Kimia Termuda, 26 Tahun 4 Bulan". Pengakuan MURI itu tertuang dalam surat nomor 089/R.MURI/V/2015 tanggal 12 Mei 2015.

Gelar Doctor of Science (Dr. Sci.) itu ia peroleh dari Department of Chemistry, Graduate School of Science and Technology, Kwansei Gakuin University, Japan dengan tesis berjudul, “Theoretical Investigation on the Electronic Structures of Novel Red Phosphor Materials Based on Mn4+ Ion and Its Isoelectronic Ions”. Studi S3 itu ia tempuh pada bulan April 2012 – March 2015.

Sejak April 2015 hingga sekarang, kegiatan Novita adalah Researcher in Department of Chemistry, Graduate School of Science and Technology, KwanseiGakuin University, Japan. 2). Post-Doctoral Fellowship in Chonbuk National University, South Korea.

Mega yang suka makan gado-gado ini mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya saat lulus S2 dengan IP 4,00 predikat summa cumlaude. Gelar Master of Science (M.Si) dengan predikat summa cumlaude itu ia peroleh dari UKSW Salatiga dengan tesis berjudul, “Determination of Rhodopseudomonas Palustris Cell BiomassBased on Protein Spectra of NIR Spectroscopy”. (September 2009 – June 2011). Selain itu pada periode September 2010 – March 2012, Mega belajar di Department of Chemistry, Graduate School of Science and Technology, KwanseiGakuin University, Japan. Dan memperoleh gelar Master of International Natural Science (M. Intl. Nat. Sci.). dengan tesis berjudul “First-Principles Electronic-Structure Calculations of Mn4+-Doped Red Phosphors for White LED Application”.

Pengalaman mengesankan

Pengalaman paling mengesankan di luar negeri bagi perempuan yang hobby travelling, menyanyi, dan menari jawa ini adalah; 1) mempublikasikan 5 karya ilmiah di jurnal internasional yang terakreditasi; 2) mengikuti seminar internasional baik di Jepang, Yunani, Hawaii, San Francisco, dan Polandia; 3) Bertemu langsung, foto bareng dengan Prof. Walter Kohn, pemenang Nobel Prize bidang Kimia tahun 1998.

Saat ditanya tentang kondisi pendidikan di Indonesia, Mega mengaku sangat memprihatinkan peran negara yang terlalu dominan menyebabkan masyarakat dan institusi sekolah menjadi lemah sehingga tidak ada partisipasi dalam penyelenggaraan maupun evaluasi. Di Jepang, menurut Novita, masyarakat secara individu maupun kelompok berfungsi efektif di dalam menjalankan supervisi evaluasi sebuah program pendidikan yang dikenal sebagai "civil society". Karena itu menurutnya, diperlukan penataan ulang tata kelola sekolah dengan mengedepankan prinsip keadilan, partisipasi, akuntabilitas dan transparansi sistem pendidikan.

Mega Novita juga menyatakan ketidak jelasan tujuan dan landasan pendidikan nasional, padahal apa yang ia lihat di Jepang sudah digagas sejak lama oleh “Ki Hajar Dewantoro”. Karena itu perlu meletakkan kembali sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk menimba ilmu, berdialog dengan siswa lain dan guru. Ini berarti, sekolah itu harus membebaskan bukan sebaliknya memenjarakan.

Berdasar pengalaman yang ia lihat di Jepang, sejak usia dini di sekolah ditanamkan sikap, disiplin dan tanggung jawab serta mandiri terhadap diri sendiri, orang tua dan lingkungan. Sedangkan di Indonesia, karakter sebatas retorika karena tidak menjadi sebuah gerakan yang masif oleh negara, keluarga, masyarakat dan sekolah.

Motto dan kata-kata bijak

Putri kedua dari pasangan ibu (Almh). Wiwik Haryanti, S.Pd.dan bapak Budi ini mengaku memiliki motto, 'Life is a Fight', itulah motto yang ia pilih untuk menyemangati diri meraih sukses dan memaknai arti hidup,. Terutama setelah ibunya meninggal kata-kata itulah yang selalu memotivasi seorang Mega Novita untuk maju dan sukses. “Fight untuk sesuatu yang benar, Fight untuk apa yang saya yakini penting, dan lebih dari itu fight untuk orang-orang yang saya cintai (keluarga, adik dan kakak saya)”, jelasnya(d4)