Managemen SDM

Posted by Admin on Artikel
Managemen SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pilar kekuatan sebuah organisasi, maka SDM merupakan motor organisasi yang sangat penting. SDM juga sebagai pilar utama dan motor penggerak untuk mewujudkan visi dan misi untuk mencapai tujuan organisasi ataupun perusahaan. Oleh sebab itu SDM hendaknya dikelola secara baik agar dapat memberikan kontribusi optimal.

Managemen / Pengelolaan SDM

Pengelolaan SDM harus dilakukan secara terencana agar tujuan yang diinginkan baik sekarang maupun untuk masa yang akan datang bisa tercapai dengan baik. SDM identik dengan kompetensi / pengetahuan, ketrampilan dan perilaku (attitude) seorang pengurus bagi organisasi ataupun seorang karyawan bagi perusahaan sehingga mampu melaksanakan tugas/ pekerjaannya.

Pengembangan SDM

Organisasi / persahaan bertanggung jawab agar SDM yang tersedia memenuhi kebutuhan, mampu menjalankan tugas dan menghasilkan kinerja yang berkualitas. Organisasi / perusahaan tidak cukup mempertahankan kualitas SDM yang sudah dimiliki tetapi juga harus merawat dan meningkatkan potensi karyawan dengan memberi pembinaan, pelatihan, bimbingan teknis sesuai perkembangan yang ada.

Kompetensi SDM tidak terbentuk secara otomatis, tetapi harus terus menerus dikembangkan agar menjadi kekuatan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi / perusahaan. Studi komparatif lembaga /usaha sejenis yang lebih maju baik dilakukan untuk membuka cara pandang dan bisa belajar secara langsung bagaimana loyalitas, dedikasi juga pengabdiannya kepada organisasi / perusahaan.

Mutasi, rotasi, promosi memperluas tugas dan tanggung jawab adalah bentuk lain dari pengembangan SDM. Pengembangan SDM dapat juga dilakukan melalui kegiatan diklat. Kegiatan ini harus dilakukan merata bagi karyawan, tidak boleh menunjuk atau mengikut sertakan orang yang sama secara terus menerus. Pendayagunaan SDM yang tepat dan akurat harus dilakukan oleh organisasi / perusahaan agar yang bersangkutan dapat bekerja secara optimal (good planning, good result)

Kesejahteraan

SDM dan kesejahteraan ibarat dua sisi mata uang, keduanya saling berkaitan lebih-lebih bagi karyawan yang berprestasi. Kepercayaan akan meminimalkan masalah. Introspeksi dan kesadaran untuk berperan optimal pada posisi masing-masing sangat berpengaruh pada kondusifitas tempat kerja. Kunci utama kesuksesan pengelolaan organisasi / perusahaan adalah SDM berkualitas. SDM mengelola input secara maksimal dan berkinerja optimal untuk mencapai target SDM yang terlatih sangat berperan penting dalam mewujudkan visi organisasi / perusahaan. Oleh karenanya SDM yang tersedia harus mempunyai komptensi yang kompetitif agar semua berjalan dengan baik, sudah barang tentu dilengkapi dengan perencanaan yang baik.

H. Sakbani, S.Pd, M.H

Bendahara PGRI Provinsi Jawa Tengah

Komisaris Utama BPR Guru Jateng

Tambahan saya

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.[1] MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.[butuh rujukan] Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dan lain-lain

Unsur utama MSDM adalah manusia.[2]

Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.