PGRI Jateng Smart Learning and Character Center: Menjadikan SDM Unggul dan Guru Kapabel

Posted by Admin on Artikel
PGRI Jateng Smart Learning and Character Center: Menjadikan SDM Unggul dan  Guru Kapabel

Ketua Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah Dr. Muhdi, SH., MHum., bersama Wakil Ketua H. Sakbani, S.Pd., M.H dan Wakil Sekum Dr. Sapto Budoyo memimpin Konferensi PGRI Kabupaten Wonogiri Selasa (31/12)

Wonogiri-Infokom PGRI Jateng. 
Konferensi PGRI Kabupaten Wonogiri Masa Bakti XXII berlangsung meriah dengan dihadiri bupati, kepala dinas pendidikan, kemenag, pengurus provinsi, dan undangan lain yang memenuhi gedung PGRI Kabupaten Wonogiri, Selasa (31/12).

Ketua panitia Dalimin melaporkan tentang dasar, tujuan, agenda, peserta, anggaran, dan tema konferensi. 

Selanjutnya Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri masa bakti XXI, Drs. Kusman M.Pd menyatakan Konkab XXII Wonogiri kali ini cukup menarik dengan banyaknya calon yang bersedia menjadi pengurus. Dia berharap agar konferensi ini menghasilkan keputusan  terbaik dan bermanfaat untuk kemajuan PGRI, pendidikan, masyarakat, bangsa dan negara.

Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi dalam sambutan pembukaanya menyampaikan terima kasih kepada para pengurus dan anggota yangg telah memberikan amanah untuk memimpin PGRI Jawa Tengah melalui Konprov  XXII PGRI Jateng beberapa waktu lalu.

Dr Muhdi selanjutnya mengingatkan adanya 4 tujuan pgri yang lahir pada tgl 25 November 1945 ; yakni mempertahankan NKRI, Memajukan pendidikan, memuliakan guru dan membantu kesulitan guru. Terkait kebijakan Mendikbud yang akan benahi pembelajaran dan guru dalam upaya mewujudkan visi SDM Unggul Indonesia maju, Muhdi menyatakan bahwa kuncinya ada pada guru. Yakni guru yang kapabel dan sejahtera.

"Kalau lupa mengurus guru, maka itu hanya akan menjadi omong kosong", tegas Muhdi.

PGRI Jateng: Smart Learning and Character Center (SLCC)
Dikatakan, untuk menjadikan guru kapabel guru harus terus belajar dan berlatih serta beradaptasi dengan perubahan. Terkait dg itu PGRI Jateng telah memiliki sarana dan fasilitas pelatihan yang disebut PGRI Jateng SLCC.  Dr Muhdi berharap guru harus siapkan diri untuk melakukan perubahan dan menjadi guru penggerak  bagi terwujudnya SDM Unggul Indonesia Maju.

Wakil Sekum PGRI Jawa Tengah Dr. Saptono Nugrohadi. M.Pd (Sain), M.Si., M.Pd  menyerahkan Sertifikat Pelatihan Digitalisasi Pengelolaan Pembelajaran di PGRI Jateng SLCC Semarang (28/12)

Ditengah perubahan dan kemajuan yang pesat ini guru juga hrs bisa menjadi konselor agar anak anak tdk salah arah dlm menyikapi perubahan dan perkembangan dg kemampuan memanfaatkan teknologi yang ada. Sesuai pernyataan Mendikbud, lanjut Dr Muhdi,  bahwa guru adalah profesi termulia tetapi juga tersulit maka guru harus diberi kesejahteraan. Birokrat pendidikan juga harus ubah paradigma, bukan hanya jadi regulator dan mengawasi tapi hrs melayani para guru.

Baca juga : PGRI Jateng SLCC, Siap Bantu Guru Tingkatkan Kompetensi

Terkait pemilihan pengurus, Dr Muhdi mengaku dirinyai hadir bukan untuk menjadi pengawas tetapi menjadi wasit. 

"Pilihlah yang terbaik, kami akan lantik siapa pun yang terpilih nanti", tegasnya.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut, Bupati Wonogiri Joko Sutopo  yang nampak serius mengikuti acara tersebut menyampaikan bahwa visi besar presiden menuju Indonesia emas harus kita dukung bersama. 

"PGRI punya peran penting mewarnai pendidikan. Karena itu melalui Konferensi ini kami berharap bisa melahirkan program-progam yang bermafaat untuk mendukung kemajuan dan kualitas pendidikan di Wonogiri", ujar bupati.

Bonus demografi sebagai modal dasar untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia Maju hanya bisa dilakukan oleh guru dan pendidikan yang berkualitas. Untuk itu kita harus berani melakukan otokritik untuk bisa mewujudkan Indonesia emas. (Pur/Wis)