Sekda : Silahkan PGRI Bersama Disdik Membuat Inovasi dan Terobosan

Posted by Admin on Artikel
Sekda : Silahkan PGRI Bersama Disdik Membuat Inovasi dan Terobosan

Foto :  Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr. H Bunyamin, M.Pd menyampaikan sambutan pengarahan pada Konferensi XXII PGRI Kota Salatiga

Salatiga, Infokom PGRI Jateng. Konferensi PGRI Kota Salatiga masa bakti XXII berlangsung dinamis di gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (08/02). Diawali dengan laporan Mohammad Rowi, S. Pd Ketua panitia Konferensi Kota Salatiga melaporkan bahwa konferensi diikuti oleh 128 orang mewakili 3000 anggota PGRI se Kota Salatiga. Tiga agenda konferensi Kota Salatiga adalah pertanggungjawaban, program kerja dan reorganisasi.

“Terima kasih kepada DPRD, Pemkot dan semua pihak yang membantu penyelenggaraan konferensi kota PGRI Salatiga MB XXII”, kata Rowi.

Konferensi dirangkai dengan sambutan laporan Ketua PGRI Kota Salatiga XXI Drs. H. Zaenuri, M.Pd. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD, Walikota Salatiga, Dewan Pendidikan, Rektor dan seluruh pihak yang telah men support penyelenggaraan Konferensi PGRI Kota Salatiga. Konferensi Kota Salatiga adalah forum tertinggi organisasi. PGRI sejak berdiri tidak pernah melakukan pemberontakan kepada pemerintah.

Foto : Ketua PGRI Kota Salatiga Drs. H. Zaenuri M.Pd., memberikan kata sambutan mengawali konferensi PGRI Kota Salatiga MB XXII 

Zaenuri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kakanmenag dan Kadisdik Kota Salatiga, atas dukungan kepada guru dan penyelenggaraan pendidikan yang semakin baik. Zaenuri menambahkan bahwa anggota 4000 guru. Zaenuri berharap milenial duduk dalam kepengurusan MB XXII.

"Guru bebas berkumpul berserikat, tidak boleh sekolah atau kepala sekolah melarang", pesan Zaenuri.

Wakil Ketua Pengurus PGRI Jateng, Dr. H, Bunyamin M.Pd. mengungkapkan, Konferensi adalah ajang pertanggungjawaban pengurus, menyusun program dan kepada siapa akan diamanatkan untuk menjalankan program.

"100 hari sejak proklamasi sampai dengan saat ini, PGRI memiliki 4 tugas mempertahankan NKRI sehingga penyuluh bangsa, memajukan pendidikan terlebih P Menteri selalu membuat lompatan, memuliakan guru, membantu kesulitan guru," tandas Bunyamin.

?Foto :  Wakil Ketua Pengurus PGRI Jawa Tengah memberikan sambutan pengarahan pada Konferensi PGRI Kota Salatiga MB XXII

Tujuan PGRI sejak lahir adalah memajukan pendidikan, mempertahankan NKRI dan memuliakan guru serta menolong kesulitan guru. Terkadang guru menghadapi masalah profesi, misalnya di Semarang guru olahraga ujian praktik siswanya meninggal.

"Guru-guru se Jawa Tengah diberikan kesempatan untuk belajar di SLCC", tandas Bunyamin.

PAD setiap daerah bervariasi itulah dilaksanakan Try Out Tes CPNS 2020. Selanjutnya Bunyamin menambahkan laporkan program MB XXI, susun program XXII dan pilih pengurus MB XXII.

Sementara itu Sekda Kota Salatiga, Fakhruroji yang hadir mewakili Walikota menyampaikan bahwa Pemkot Salatiga memberi apresiasi atas Konferensi PGRI MB XXI. Mewakili Walikota Sekda menyampaikan terima kasih kepada PGRI yang berkontribusi pada prestasi dalam Indeks Pendidikan nomor 2 se Jawa Tengah setelah Kota Semarang.

?Foto : Mewakili Walikota Salatiga, Sekda memberikan sambutan 

"PGRI telah berkontribusi pada pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Salatiga yang berada di urutan kedua se-Jateng, di bawah Kota Semarang," pungkas Fakhruroji.

Menyampaikan pesan Walikota Salatiga, Sekda Fakhruroji berpesan agar program PGRI MB XXII sinkron dengan prioritas pembangunan di Kota Salatiga yang telah tertuang dalam RPJMD 2017–2022 Kota Salatiga

Pada penghujung sambutannya Sekda menyatakan pentingnya kualitas SDM. Pihaknya mempersilahkan PGRI dan Disdik untuk membuat inovasi terobosan untuk pendidikan Salatiga.

"Dukungan dari PGRI tentu kami harapkan dalam pembangunan pendidikan, terlebih pendidikan ini menjadi salah satu dari 3 prioritas pembangunan di Kota Salatiga yang diamanatkan dalam RPJMD 2017–2022," ungkapnya.

Sekda juga berharap agar kegiatan tersebut dapat menghasilkan pengurus MB XXII yang amanah, yang berkualitas, sekaligus melindungi hak-hak anggotanya yaitu para guru.

"Satu hal yang menjadi PR kita bersama yaitu masalah kebangsaan dan semangat toleransi. Saya titipkan kepada PGRI untuk terus menanamkan hal tersebut kepada anak didik kita melalui inovasi yang kekinian," katanya.

Foto : Pemukulan gong oleh Sekda Kota Salatiga menandai pembukaan Konferensi Kota Salatiga MB XXII

Mengakhiri sambutannya Sekda membuka secara resmi Konferensi PGRI Kota Salatiga Masa Bakti XXII dengan pemukulan gong.