PGRI Peduli Guru Honorer

Posted by Admin on Berita
PGRI Peduli Guru Honorer

Foto : Ketua PGRI Wonogiri Jawa Tengah, Drs. Mulyatno, M.Pd memberikan sambutan tunggal pada pembukaan Try Out Tes CPNS 2020 di gendung PGRi Wonogiri (11/02)

Wonogiri – Sejumlah 752 honorer mengikuti try out ujian CPNS 2020 yang digelar pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri  bekerja sama dengan PGRI Jateng, Selasa (11/2), di aula PGRI Kabupaten Wonogiri. Tidak hanya mendapatkan latihan mengerjakan soal tes standar CPNS, peserta juga mendapat bimbingan teknik dan trik jitu menyelesaikan soal dengan bimbingan tenaga ahli.

Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Drs. Mulyatno. M.Pd menjelaskan, kegiatan try out ini bermula dari rapat pleno 30 jan 2020. Semua pengurus setuju untuk melaksanakan kegiatan try out bagi honorer tanggal 21 Feb 2020 ini. Ia juga berharap mudah mudahan kegiatan ini bermanfaat. 

”Terima kasih kepada tim dari PGRI Jateng, pengurus Kab wonogiri, PGRI cabang dan ranting sehingga bisa menghadirkan 752 peserta,” kata Mulyatno.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga merupakan pelayanan PGRI Kabupaten Wonogiri   kepada guru honorer agar bisa menjadi PNS, setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan menghapus tenaga honorer. 

Sementara itu, mewakili Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Sardju Maheri, M.Pd. menjelaskan, Try out Tes CPNS untuk honorer pertama kali digelar di UPGRIS Semarang  lalu dilanjutkan dilaksanakan di 9 Kabupaten/ Kota lainnya. Diakuinya antusias peserta di kalangan guru honorer sangat tinggi. 

”Kegiatan try out tes CPNS ini sdh berlangsung 10 putaram. Pertama tgl 19 Januari 2020 di Balairung UPGRIS dengan 1.000 peserta. Kemudian diikuti pelaksanaan di Pati, Brebes, Wonosobo, Grobogan, Salatiga, Purbalingga, Pemalang, Batang dan hari ini tgl 11 feb 2020 di Wonogiri,” kata Sardju.

Senada dengan Sardju ketua PGRI Wonogiri  Drs. Mulyatno. M.Pd berpesan 

"Mengingatkan dua hal yang selalu menjadi pertimbangan setiap melakukan apapun dalam kehidupan yaitu ikhtiar dan berdoa. Ini adalah bentuk ikhtiar PGRI untuk bisa memberikan motivasi kepada seluruh honorer yang dalam waktu dekat akan mengikuti seleksi cpns. Mudah-mudahan diridoi dan dikabulkan Allah SWT." tegas Mulyatno. 

Sardju juga mengamini apa yg disampaikan ketua bahwa kegiatan hari ini merupakan ikhtiar. Upaya ini merupakan satu wujud yg merupakan karakter org profesi. Sebagaimana diketahui pgri organisai merpkan organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaa. Kegiata hr ini dlm rangka mewujudkan misi organisasi yakni perjuangan. Apa yg menjadi kepentingan anggota diprjuangkan oleh pgri bahkan yg blm mjd anggota pun sdh diperjuangkan. dgn status yg tdk sama berupaya meningkatkan status. Namanya ikhtiar organisasi hanya bisa menyikapi keinginan bp ibu bukan penentu. Insya Allah ikhtiar berjalan baik dan doa dikabulkan.

Menutup sambutan Sardju menjelaskan tata cara pelaksaan ty out. Peserta mendapat soal materi soal TWK, TIU, TKP sejumlah 100 soal yang harus selesai dikerjakan dalam 90 menit. Selama 90 menit layaknya ujian CPNS sebenarnya, peserta mengerjakan soal dengan materi tes berupa tes wawasan kebangsaan (TWK) berjumlah 30 soal, tes intelegensi umum (TIU) berjumlah 35 soal, dan tes kepribadian (TKP) berjumlah 35 soal.  Dengan demikian waktu mengerjakan 1 soal kurang dari 1 menit. Try out ini berupa manual meskipun tes cpns menggunakan cat. 

Tepat pukul 10.43 wib peserta diajak Harti membahas soal TWK. Tidak ada trik khusus untuk mengerjakan soal TWK.

"Kisi kisi nasional integritas bela negara pilar kebangsaan (Pancasila, UUD, pengamalan dan isu terkini) dan bahasa Indonesia. Untuk bisa menjawab benar soal TWK kita harus banyak membaca dan hafal serta ciri soal," terang Harti.

Ditambahkan, Harti berpesan mengerjakan soal TWK yang paling penting adalah menangkap clue soal. Giliran berikutnya adalah Syaifudin yang membagikan tip dan Trik dalam mengerjakan soal TIU. Menurutnya mengerjakan soal TIU butuh ketelitian, analitis dan kreativitas.

"Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Karakteristik soal beragam, secara umum diperlukan kemampuan analitis, logis dan kreatif," kata Syaifuddin.

Kisi-kisi TKP dijelaskan oleh Emma meliputi sosial budaya, profesionalisme, integritas, tik dan orientasi pada pelayanan. Emma mengingatkan jangan memiliki paradigma bahwa jawaban soal TKP mirip mirip. 

"Tampilkan citra diri yang terbaik. Jawaban TKP mengarah pada citra diri yang baik," pesan Emma kepada peserta Try Out Tes CPNS 2020 di Wonogiri .

Eko Purwanto (28), salah satu peserta mengaku berterima kasih mendapat kesempatan mengikuti program try out ujian CPNS tersebut. Dia mendapat gambaran standar materi soal dan menjadi tenang setelah mengikuti program tersebut. Terlebih dengan program itu mereka mendapat pengetahuan dan strategi menyelesaikan soal dengan benar. 

”Terima kasih PGRI yang sangat peduli guru honorer. Semoga saya bisa lolos,” ungkapnya penuh harap. Aamiin YRA