Siapkan Skenario PJJ di Tahun Ajaran Baru 2020/2021

Posted by Admin on Berita
Siapkan Skenario PJJ di Tahun Ajaran Baru 2020/2021

Dari Workshop Identifikadi Konsep Esensial Kurikulum 2013.

Untuk Pembelajaran Daring, PGRI Jateng Siapkan Materi Esensial Kurikulum 2013

Infokom PGRI Jateng. 
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dimulai tanggal 17 Maret 2020 hingga akhir tahun pelajaran 2019/2020 dan diperkirakan terus berlanjut hingga dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021 menjadi persoalan tersendiri bagi para guru dan juga para siswa dan orang tua siswa. Ironisnya, hingga kini pemerintah belum mengeluarkan panduan khusus bagi para guru untuk melaksanakan pembelajaran daring yang terkesan dipaksakan ini. 

Terkait dengan hal tersebut, PGRI telah mengusulkan kepada pemerintah untuk segera menerbitkan panduan pembelajaran dimasa pandemi covid-19 dan era New Normal sebagai panduan para guru melaksanakan tugasnya dimasa pandemik covid-19 maupun era New Normal. 

Demikian diungkapkan Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. Muhdi S.H. M.Hum saat membuka Worksop Identifikasi Konsep Essensial Kurikulum 2013, di Aula  lt.3 Gedung PGRI Jateng, Jl. Lontar no. 1 Semarang, Senin (29/06). Dr. Muhdi menjelaskan bahwa PGRI kini fokus pada program pengembangan profesi guru telah melakukan penelitian pembelajaran daring dimasa pandemic covid-19. 

Pada awalnya banyak guru tergagap-gagap melaksanakan pembelajaran daring dan 90% guru melaksanakan pembelajaran daring seadanya melalui WA dan SMS. Namun sebulan berikutnya, pada bulan Mei 2020 banyak guru telah mulai beradaptasi, dan mulai ada interaksi dengan aplikasi Zoom, google class, dan lain-lain. Tetapi jumlahnya juga masih sangat terbatas.

Dr H. Muhdi SH M.Hum yang juga Rektor Universitas PGRI Semarang ini menyatakan PGRI sangat memahami kesulitan para guru. Karena itu melalui biro pengembangan profesi dan APKS PGRI, pihaknya berinisiatif menggelar Workshop Identifikasi Konsep Essensial Kurikulum 2013 dengan melibatkan para guru TK dan SD serta MGMP untuk SMP/SMA/SMK. 

Keterangan gambar : Ketua PGRI Jawa Tengah buka kegiatan Workshop Identifikasi Konsep Esensial  Kurikulum 2013 Jelang PJJ Tahun 2020/ 2021   

Hasil kerja teman-teman ini nanti diharapkan bisa membantu dan menjadi panduan para guru di berbagai jenjang pendidikan untuk bisa melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring dengan lebih baik. Untuk itu diharapkan guru yang memiliki kemampuan tidak pelit untuk berbagi ilmu demi tercapainya tujuan pendidikan yang kita inginkan bersama.

Drs. Agung Purwoko, M.Pd, Ketua Biro Pengembangan Profesi sekaligus ketua APKS PGRI Jawa Tengah dalam pengantarnya pada kegiatan tersebut mengungkapkan sejumlah fenomena pembelajaran daring pada masa pandemik covid-19. Fenomena itu antara lain; Tidak ada panduan untuk melakukan pembelajaran daring, guru melakukan pembelajaran daring tidak terprogram tetapi sesuai persepsi dan kemampuan guru, pembelajaran menjadi kumpulan tugas berbagai mapel (Diskusi Pakar PGRI Prov.Jateng), cenderung membosankan dan memberatkan siswa, untuk anak TK dan SD membutuhkan pendampingan penuh dari orang tua. Ada anak SD kelas 3 dikirimi aplikasi google form untuk penilaian, guru diminta tidak menuntaskan target kurikulum, dan masih banyak lagi fenomena yang lain.  

 Keterangan gambar : Para guru menyusun panduan peyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2020/ 2021 di Era New Normal 

Terkait pembelajaran jarak jauh (daring, luring, blended) di masa kenormalan baru menurut Agung Purwoko perlu disiapkan, harus terprogram dan terstruktur, serta diperlukan adaptasi Kurikulum.  Untuk itu PGRI Provinsi Jawa Tengah menginisiasi identifikasi Konsep esensial Kurikulum 2013 untuk semua jenjang. 

Tujuanya adalah; pertama, mengadaptasi muatan konsep/materi pembelajaran Kurikulum 2013 dalam bentuk identifikasi konsep esensial, bahan ajar/media /link pembelajaran, tagihan/penilaian. Dan yang kedua membantu guru semua jenjang untuk menyiapkan pembelajaran jarak jauh (daring, luring, blended) dalam masa kenormalan baru.

Agung Purwoko selanjutnya menjelaskan time line identifikasi Konsep esensial Kurikulum 2013 sebagai berikut; Tanggal 27 Juni 2020, Workshop Fasilitator dengan metode tatap muka untuk peserta dari SMA dan SMK.

Tanggal 29 Juni 2020, Workshop Fasilitator dengan metode tatap muka untuk peserta dari TK, SD, SMP. 

Tanggal 30 Juni sd. 4 Juli 2020 Workshop MGMP dengan metode tatap muka (mandiri atau difasilitasi).
 
Tanggal 6 Juli 2020, paparan dan telaah hasil Workshop dengan Zoom meeting.  

Tanggal 7 Juli 2020, Revisi oleh MGMP dengan metode tatap muka (mandiri). 

Tanggal 8 – 11 Juli 2020, Deseminasi hasil workshop sesuai jenjang satuan pendidikan ke kab/kota se Jawa Tengah. 

Dengan demikian diharapkan saat dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021 semua guru sudah memiliki panduan yang jelas bagaimana menjalankan pembelajaran daring di masa pandemic covid-19 dan era kenormalan baru. 

Nara sumber dan moderator Workshop Identifikasi Konsep Esensial Kurikulum 2013, PGRI Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung tanggal 27 dan 29 Juni 2020 adalah ; Tanggal 27 Juni 2020 untuk peserta dari SMA/SMK, Moderator / Pemandu acara, Sholeh Amin, S.Pd, M.Pd dan Dr. Katarina Herwanti, M.Pd dengan nara sumber Drs. Agung Purwoko, M.Pd dan Drs. Suwarno, S.Pd, M.Pd. 

Selanjutnya untuk tanggal 29 Juni 2020 untuk peserta dari PAUD, TK, SD, dan SMP, Moderator / Pemandu acara, Dr. Nur Zaida, M.Pd dan Drs. Taryono, M.Pd dengan nara sumber Suci Wulansari,S.Pd, Khomsatun S.Pd, M.Pd dan Erwan Rahmat, S.Pd, M.Pd. 

Agung Purwoko menjelaskan panduan ini dirancang untuk program semester I periode Juli sd. Desember 2020, dengan menyesuaikan perkembangan dan protokol kesehatan. Dan jika bulan Januari 2021 kondisi belum memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka, maka akan dilakukan pertemuan lagi untuk persiapan pembelajaran berikutnya. (Pur/ Wis)