PGRI Jateng Lakukan Identifikasi Konsep Esensial Kurikulum 2013

Posted by Admin on Berita
PGRI  Jateng  Lakukan Identifikasi Konsep Esensial Kurikulum 2013

Untuk Membantu Para Guru : 
PGRI  Jateng  Lakukan Identifikasi Konsep Esensial Kurikulum 2013

Semarang, Infokom PGRI Jateng.
Sejak 27 Juni 2020, APKS PGRI dan Biro Pengembangan Profesi PGRI Provinsi Jawa Tengah bersama perwakilan guru PAUD/TK, SD, SMP dan SMA/SMK telah bekerja keras melakukan identifikasi konsep esensial kurikulum 2013 sebagai upaya membantu para guru menyiapkan panduan materi pembelajaran di masa pandemik covid-19.

Demikian diungkapkan Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi, S.H, M.Hum saat membuka acara deseminasi identifikasi konsep esensial kurikulum 2013 untuk guru-guru SMK yang dilakukan secara daring pada hari Kamis (9/07).

Mengapa perlu dilakukan identifikasi konsep esensial? Karena pembelajaran daring selama masa pandemik covid-19 tidak semua materi bisa diberikan kepada siswa sebagaimana dalam kondisi normal. 

“Dari hasil penelitian PGRI Jawa Tengah hanya 60% (rata-rata) materi pembelajaran yang bisa disampaikan. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi dari materi prmbelajaran”, jelas Dr. Muhdi.

Untuk itu kepada para peserta diharapkan bisa memberi masukan agar materi-materi esensial kurikulum 2013 yang telah disiapkan tim pengembang kurikulum 2013 menjadi lebih baik dan dapat dijadikan panduan para guru dalam melakukan pembelajaran di masa pandemik covid-19 yang akan segera dimulai pada 13 Juli 2020 untuk tahun ajaran baru 2020/2021.

Dr. Muhdi selanjutnya menambahkan bahwa dalam upaya membantu para guru juga telah dilakukan MoU antara PGRI Jawa Tengah dan Telkom. Melalui Mou tersebut bapak/ibu guru dapat membeli kuota internet dengan harga lebih murah untuk pengguna kartu Simpati, As, HALLO, dan Loop. Paket khusus kuota internet ini hanya bisa dibeli dengan nomor yang sudah didaftarkan oleh PGRI Jawa Tengah ke Telkomsel. Karena waktu pendaftaran juga terbatas, diharapkan para guru segera mendaftar meluai pengurus Cabang dan kabupaten/kota di wilayah masing-masing. Paket 10 GB/30 hari Rp.40 ribu, 20 GB/30 hari Rp.60 ribu, 30 GB/30 hari Rp.85 ribu, 50 GB/30 hari Rp. 100 ribu.

“Mudah-mudahan kita bisa terus bersama-sama bapak/ibu guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri yang kita cintai ini”, kata Dr. Muhdi mengakhiri sambutanya. 
 
Ketua APKS PGRI Jateng, Drs. Agung Purwoko, M.Pd menambahkan, bahwa pembelajaran dimasa pandemik covid-19 ada yang menyatakan tidak usah lah bicara ketuntasan kurikulum, yang penting anak-anak tetap bisa belajar. Untuk kondisi terpaksa ketika pandemik covid-19 datang dan membuat kita semua bingung, hal itu bisa dipahami, tetapi mulai tahun ajaran baru 2020/2021 menurut Agung Purwoko, pembelajaran harus lebih baik dan kita harus memiliki panduan yang jelas.

Sebagai panduan tentu juga harus disesuaikan dengan kondisi daerah dan kondisi sekolah masing-masing. 

Agung juga menjelaskan, bahwa Identifikasi konsep esensial Kurikulum 2013 ini dirancang untuk pembelajaran satu semester tahun pelajaran 2020/2021.

Agung selanjutnya menyerahkan kepada moderator   untuk mengatur jalanya acara. 
Ema Carolina, guru SMKN 2 Semarang selaku moderator memimpin acara tersebut hingga berakhirnya kegiatan.
 
Paparan pertama untuk mapel Fisika, oleh Muntamah, guru SMKN 1 Semarang. 
Ia menyatakan, masing2 keahlian memiliki kepentingan yang berbed. Selanjutnya ia paparkan hasil identifikasi konsep esensial dengan contoh dari 7 KD diamil 5 KD untuk Semester I serta contoh RPP dan materi penbelajaran di masa pandemic dg berbagai model dan strategi pembelajaran.
 
Sesi kedua untuk Mapel PJOK, oleh Suharso juga mengambil contoh 5 KD, antara lain untuk
PJJ Atletik, lompat jauh dengan berbagai metode. Untuk media dia menyatakan dg microsoft 365 lebih baik. 

Dijelaskan juga bahwa dg BDR, kita masih hrs mencari cara terbaik dan hrs disesuaikan kondsi sekolah yg ber-beda2. 

Untuk daring Suharso yg mengelola 16 kelas mengaku membutuhkan kuota internet lebih dari biasanya. 
Untuk tugas Anak2 bisa melakukan keg dg video/ film durasi pendek atau foto dikirim ke guru sbg tagihan tugas.  
Ia selanjutnya mohon masukan untuk perbaikan berikutnya.

Paparan ketiga, mapel Bahasa Inggris, oleh Yuniati Akbari, Guru SMKN 4 semarang. Dengan 15 minggu efektif ia mengaku tdk harus mengurangi KD tetapi ia memilih menyusun materi berdasar kedekatan tema atau tujuan untuk membuat safwety learning bagi siswa. 

Materi keempat yg dipaparkan adalah mapel Bhs Indonesia, oleh Sri Wahyuni guru SMKN 2 Semarsng. Ia katakan bahwa Karakteristik pembelajaran bhs Indonesia ; berbasis teks.  
Dicontohkan untuk semester gasal; kls X ada 4 teks hrs dikuasai siswa. Teks tsb menurutnya merupakan materi pokok (esensial) 
 
Dijelaskan pula perubahan Alokasi waktu; untuk kondisi normal 4 jp, 3 jp, 2 jp untuk kls X, XI, XII, dan dalam new normal menhadi  2 jp, 2 jp, 1jp. Dan bisa disesuaikan dg kondisi sekolah masing2 Untuk Media; bisa dg youtube, membuat video sendiri, sesuai kebutuhan. 
 
Paparan materi kelima, mapel TKJ, oleh Joesti  Harto, Guru SMKN 7 SMG. Sebelum memaparkan identifikasi konsep esensial ia memotivasi bahwa Manusia hrs mampu beeradaptasi dengan kondisi yg dihadapinya. (Apa, mengapa, dimana)
 
Paparan materi keenam atau terakhir untuk mapel Akuntansi, oleh Cicilia Yuliningsih. Ia juga setuju dg pamateri yg menyatakan bahwa tidak semua KD bisa dihilangkan.

Usai pemaparan dilanjutkan tanya jawab dipandu oleh moderator.

Diminta pendapatnya ttg kegiatan tersebut, moderator Anna Carolina yg juga ketua MGMP Akuntansi ini menyatakan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk membantu para guru agar memiliki panduan yg jelas dlm pembelajaran di mada pandemi covid-19 dan era new normal.

====©©©====
Tidak perlu berkecil hati, PGRI memandu guru mengidentifikasi Silabus, RPP dan Konsep Esensial Kurikulum Tahun Ajaran Baru 2020/ 2021 

SMK
https://youtu.be/QpG9WWGEJD0

SMA
https://youtu.be/YEth4vQt7-k

SMP
https://youtu.be/BQ7yG75aw_0

SD
https://youtu.be/V_BuNpgqWFU

TK/PAUD
https://youtu.be/6FH0gFAQjm4


#pgrijateng #identifikasi #konsep #silabus #rpp
---------------