Takdir Widagdo ketua PGRI MB XXI : Tidak Ada Calon Mahkota

Posted by Admin on Berita
Takdir Widagdo ketua PGRI MB XXI :  Tidak Ada Calon Mahkota

Dari Konferensi PGRI Kab.Banyumas Masa Bakti XXII

Takdir Widagdo ketua PGRI MB XXI :  Tidak Ada Calon Mahkota

Banyumas, Infokom PGRI Jateng. Konferensi XXII PGRI Kabupaten Banyumas diselenggarakan hari ini Sabtu, (5/09).

Ketua PGRI Kab Banyumas Takdir Widagdo kpd infokom PGRI Jateng. Ia mengaku bersyukur ditengah pandemi covid-19 saat ini bisa selenggarakan Konferensi XXII PGRI Kab Banyumas, meski pelaksanaannya harus dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat sesuai rekomendasi Satgss Covid-19.

Terkait pemilihan pengurus Takdir mengungkapkan bersama panitia telah menyiapkan 9 bilik suara, kotak suara, kartu suara dan semua peralatan yang dibutuhkan untuk proses pemilihan yang demokratis sesuai ketentuan AD/ART PGRI.

?

Terkait figur calon pengurus, Takdir mengaku tidak memiliki calon mahkota. Ia menyerahkan Pilihan Calon Pengurus PGRI Kabupaten Banyumas masa bakti XXII kepada pemegang hak suara.

Proses pemilihan dari para pemegang hak suara dilakukan secara bergantian brdasar jadwal yang telah ditetapkan. Dari 28 cabang yang ada dibagi dalam 6 kelompok dan didahulukan dari wilayah yang lokasinya paling jauh.

Selanjutnya Wakil Ketua PGRI Jawa Tengsh, Drs. Rismono, M.Pd dalam sambutanya yang hadir mewakili ketua PGRI Jateng antara lain menyatakan, bahwa Perjuangan PGRI tdk boleh berhenti. Seperti perjuangan jendral Sudirman yang hingga kini terus dilanjutkan oleh generasi penerus. Rismono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi yang diselenggarakan dg mengikuti protokol kesehatan.

Rismono selanjutnya mengungkapkan berbagai upaya perjuangan PGRI Jawa Tengah, diantatanya adalah melakukan MOU dg Telkomsel agar para guru bisa membeli kuota internet dg harga lebih murah, bantuan untuk guru dan keluarga korban tragedi susur sungai di Turi Sleman, menyusun materi esensial kurikulum 2013, bantuan untuk guru honor, dan lain sebagainya.

Terkait majalah Derap Guru Rismono mengungkapkan saat ini oplahnya baru 20-30 %, dari jumlah Anggota. Rismono berharap ke depan semua anggota berlangganan majalah Derap guru sehingga berbagai info orgsnisasi dapat sampai ke anggota.

Rismono selanjutnya berharap agar konferensi XXII PGRI Kabupaten Banyumas berjalan lancar, damai dan tetap menjaga marwah PGRI.

Bupati Banyumas dalam Konferensi tersebut kehadiranya diwakili oleh Sekda Banyumas, Ir. Wahyu Budi Santosa, M,Si.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda, Bupati mengapresiasi PGRI atas kinerja yang dilakukan untuk membantu para guru mewujudkan pendidikan bermutu.

"Bangsa yang maju sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, dan pendidikan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh keberadaan guru guru yang berkualitas", tegasnya.

Daya Tarik PGRI

Budi santosa selanjutnya mengungkapkan, bahwa PGRI saat ini memiliki nilai dan daya tarik yang luar biasa. Karena itu harus dijaga benar agar ke depan tetap menjadi organisasi profesi guru yang dibanggakan.

?

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati, SE saat diminta pendapat terkait calon Ketua PGRI Kabupaten Banyumas masa bakti XXII, mengaku tidak ada calon yang direkomendasi.

"Kami tidak merekomendasi calon, kami serahkan pilihan pengurus kepada para anggota yang memiliki hak memilih, kami hanya berharap siapa pun yang terpilih bisa bekerja sama dg Dinas Pendidikan", tuturnya.

Konferensi dilanjutkan dengan agenda berikutnya.