PGRI Jateng Gelar Anugerah GTK Berdedikasi, dan Lomba Guru Menulis

Posted by Admin on Slider
PGRI Jateng Gelar Anugerah GTK Berdedikasi, dan Lomba Guru Menulis

Dari HUT ke-75 PGRI dan HGN 2020.

PGRI Jateng Gelar Anugerah Guru dan Tenaga Pendidik Berdedikasi, dan Lomba Menulis Naskah Praktik Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

*PGRI Menolak Menyerah Pada Corona*

Semarang, Infokom PGRI Jateng. Pandemi Covid-19 yang membuat banyak kegiatan terganggu, bahkan berbagai agenda pertemuan dibatakan harus kita sikapi secara cerdas dan bijaksana.

PGRI sebagai organisasi profesi para guru dengan langkah cepat telah berupaya membantu para guru mengatasi kendala pembelajaran saat pandemik covid-19 memaksa para guru harus melakukan pembelajaran secara daring. Demikian diungkapkan Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi, S.H, M.Hum saat membuka acara Lomba Menulis Naskah Praktik Baik PJJ dan Anugerah GTK Berdedikasi, Dalam Rangka HUT ke-75 PGRI dan HGN 2020 di Aula PGRI Jateng, Rabu (11/11). Dr Muhdi menjelaskan, pembelajaran secara online (daring) pada masa-masa awal pandemi covid-19 bukan hal yang mudah dilakukan para guru. Bukan hanya para siswa yang kesulitan, gurunya pun kesulitan pada waktu itu. Hasil penelitian PGRI Jateng pada masa-masa awal pandemi waktu itu hanya 63% materi yang bisa dicapai.

Melihat hal itu, PGRI berupaya menyelenggarakan berbagai pelatihan pembelajaran daring serta mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan berkaitan dengan pembelajaran daring agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik. Untuk membantu para guru, selain menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk melakukan adaptasi pembelajaran PGRI juga melakukan identifikasi konsep esensial Kurikulum 2013 agar proses pembelajaran berjalan optimal.

“Berdasar hasil penelitian PGRI waktu itu hanya 63% materi yang bisa dicapai. Untuk itu perlu segera dilakukan adaptasi”, jelas Dr Muhdi.

Dr Muhdi menambahkan, apa yang dilakukan PGRI selama ini merupakan salah satu upaya, “Menolak Menyerah Pada Corona”. Dr. Muhdi selanjutnya menjelaskan dalam rangka HUT PGRI ke-75 dan HGN 2020, PGRI Jawa Tengah menyelenggarakan beberapa kegiatan ilmiah, yakni; Webinar Pengembangan Keprofesian Guru Pada Masa Kebiasaan Baru Pembelajaran, Webinar PJJ Inovatif Berkarakter, Lomba Guru Menulis Naskah Praktik Baik PJJ serta Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan

Berbagai kegiatan ini diharapkan makin menunjukkan wajah PGRI sebagai organisasi profesi sebagaimana diatur dalam UUGD pasal 41 ayat (2) tentang fungsi organisasi. Dr Muhdi mengungkapkan bahwa tanggal 25 November ditetapkan sebagai hari guru nasional (HGN) berdasarkan Kepres nomor 78 tahun 1994 merupakan bentuk penghormatan kepada para guru yang setiap tahun merayakan ulang tahun PGRI yang lahir tanggal 25 November 1945.

“Harus kita pahami bahwa hari guru nasional (HGN) itu ditetapkan berdasarkan kelahiran PGRI di Surakarta, 25 November 1945 ”, jelas Dr. Muhdi.

Terkait dengan lomba menulis dan pemilihan guru berdedikasi, Dr Muhdi meyakini para guru yang ikut dalam kegiatan tersebut adalah guru yang berdikasi, guru yang punya panggilan jiwa.

“Karena itu para finalis yang hari ini hadir adalah guru-guru pilihan yang diharapkan nanti juga bisa mewakili PGRI Provinsi Jawa Tengah maju ke tingkat nasional. Dan seperti tahun lalu Jawa Tengah berhasil meraih juara umum,” ungkap Dr Muhdi.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si selaku Ketua Panitia lomba melaporkan bahwa 5 orang peserta yang dipanggil ke Semarang adalah para finalis yang akan ditetapkan sebagai juara 1, 2, 3, juara harapan 1, juara harapan 2. Kepada Infokom, Saptono mengungkapkan bahwa berdasar pengamatan para peserta lomba mampu beradaptasi berkreasi dalam menjalankan PJJ di masa pandemi.

Peserta lomba dinilai sangat kreatif dalam melaksanakan PJJ. Namun juga diakui ada sisi kelemahan yang umumnya dimiliki peserta, yakni; belum semua peserta lomba memahami hakikat PJJ. Menurut Saptono PJJ tidak identik dengan pembelajaran berbasis internet atau IT. PJJ adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi siswa.

“PJJ bisa dilakukan dengan luring sinkron, luring asinkron, daring sinkron dan daring asinkron”,jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah, Dewan Juri dan para Finalis lomba.