Generasi Unggul Kuncinya pada Guru yang Unggul

Posted by Admin on Artikel
Generasi Unggul Kuncinya pada Guru yang Unggul

Dari Peringatan HUT Ke 75 PGRI Kota Pekalongan

*Ketua Kota PGRI Pekalongan Mabruri: Himpun Donasi 250 Gadged bagi Siswa*

*Ketua Provinsi PGRI Jateng Dr H Muhdi SH MHum: Generasi Unggul Kuncinya pada Guru yang Unggul*

Pekalongan, Infokom PGRI Jateng.

Langkah konkret dan komitmen PGRI Kota Pekalongan untuk meningkatkan kualitas guru anggota PGRI perlu diacungi jempol. Dalam rangka Peringatan HUT ke 75 PGRI Kota Pekalongan mengadakan _talkshow_, dengan tema 'Penguatan Pendidikan Karakter pada Masa Pandemi Covid.19 Menjadi Tanggung Jawab Siapa', dengan narasumber Ketua Provinsi PGRI Jateng Dr H Muhdi SH MHum, Kadinas Pendidikan Kota Pekalongan Drs Suroso MPd dan Kepala Kemenag Kota Pekalongan H Maksum. Acara berlangsung di Hotel Pesonna, Rabu (25/11).

Acara diawali dengan laporan sambutan Ketua Kota PGRI Pekalongan Mabruri yang menyatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penggalangan donasi berupa gadged yang diperuntukkan untuk pembelajaran siswa.

"Bulan November sudah terkumpul 190 gadged senilai kurang lebih Rp 200 Juta, dan kami targetkan sampai akhir tahun 2020 ini bisa terkumpul 250 buah gadged", jelas Mabruri.

Mabruri juga menjelaskan, di masa sulit semenjak pandemi covid.19 ini PGRI Kota pekalongan mengambil peran membantu para guru dengan membangun kerja sama dengan berbagai pihak diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Batik TV, serta fasilitas dari RKB. "dari RKB ini mendapatkan fasilitas yg luar biasa biasa berupa pelatihan pembuatan konten audio dan video pembelajaran yang disiarkan secara live oleh Batik TV dan RKB", Jelas Mabruri.

Selanjutnya, dalam _talkshow_, Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi mengungkapkan, untuk memasuki Abad 21 era industri 4.0, tidak bisa tidak, harus dihadapi dengan SDM yang unggul, yaitu SDM yang kompeten dan berkarakter. Hal itu hanya akan bisa terwujud dengan pendidikan yang unggul.

"Pendidikan unggul kuncinya ya pada guru yang unggul. Guru yang unggul adalah guru yang kapabel dan sejahtera", tegas Dr Muhdi.

Dr Muhdi melanjutkan, dari pendidikan yang unggul inilah akan dihasilkan SDM yang berkarakter, yakni profil pelajar pancasila.

"Profil pelajar pancasila ditandai dengan 6 karakter, yaitu; berakhlak mulua, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis dan mandiri. Dan untuk menghasilkan profil pelajar yang pancasila, maka terlebih dahulu gurunya harus berprofil pancasila", demikian jelas Dr. Muhdi.

Selanjutnya Kadinas Pendidikan Kota Pekalongan Drs Suroso MPd mengungkapkan, bahwa rumah adalah sekolah bagi anak didik, dan sekolah adalah rumah bagi semua.

"Tidak boleh ada diskriminasi kepada anak didik. Artinya, tidak boleh menyamakan kompetensi siswa, karena hakikinya siswa itu berbeda. Pendidikan harus bisa beradaptadi di era ini", ungkap Suroso MPd.

Selanjutnya, Ka kemenag Kota Pekalongan H Maksum menyatakan bahwa katakter tidak diwariskan, tetapi harus dibangun setiap hari. Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan pembuatan vidio pembelajaran dan vidio konten pembelajaran yang dibuat guru-guru Kota Pekalongan untuk jenjang Paud, SD-MI, SMP-MTs, SMA-SMK-MA. Dalam kesempatan tersebut PGRI Kota Pekalongan juga memberikan penghargaan kepada anggotanya, yaitu Agnesti Pramuktiasih atas prestasi dalam gurulympic dengan memperoleh 3 medali sekaligus, emas, perak, dan perunggu. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Provinsi PGRI Jateng Dr Muhdi.