Perjuangan PGRI Tidak Pernah Berhenti

Posted by Admin on Berita
Perjuangan PGRI Tidak Pernah Berhenti

Dari Konferensi Kabupaten PGRI Klaten Masa Bakti XXII

*Wk. Ketua PGRI Jateng H Sakbani SPd MH: Perjuangan PGRI Tidak Pernah Berhenti*

*H SUNARDI SPD MM KETUA PGRI KLATEN XXII*

Klaten (30/11), Infokom PGRI Jateng. Wakil Ketua Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah, H. Sakbani SPd MH dalam sambutanya pada Konferensi XXII PGRI Kabupaten klaten menyatakan, PGRI sesuai jati diri adalah organisasi Profesi, organisasi perjuangan dan organisasi ketenagakerjaan.

"Perjuangan PGRI tdk akan pernah berhenti untuk kepentingan para guru. Dijelaskan oleh Sakbani, PGRI juga perjuangkan mutu profesi guru melalui berbagai kegiatan diklat, untuk itu PGRI Jateng juga telah memilkki PSLCC sebagai sarana kegiatan diklat para guru.

"Perjuangan PGRI tidak terus berhenti, tetapi terus berlanjut dengan memperjuangkan kluster pendidikan harus keluar dari undang undang tenaga kerjaan-omniguslaw dan perjuangan-perjuangan lainnya.

Selanjutnya H. Sakbani juga mengingatkan, sejak berdirinya PGRI di Surakarta, 25 November 1945 merupakan kesadaran para guru untuk bersatu. "Sebelumnya ada ber macam-macam organisasi guru tetapi kemudian melebur menjadi satu bernama PGRI", jelas Sakbani.

Selanjutnya, Plt Bupat Klaten Dr AP Ir Sujarwanto Dwi Atmoko MSi mengungkapkan beberapa permasalahan pendidikan yang ada di Kabupaten Klaten. Demikian juga terkait dengan pandemi covid-19, plt bupati juga berharap agar disetiap acara yang digelar di Kabupaten Klaten, dilakukan protokol kesehatan. Sedangkan terkait dengan reorganisasi PGRI Klaten, Plt.bupati berharap agar nanti bisa terpilih pengurus yang mampu beradaptasi dengan keadaan era sekarang ini. PGRI diharapkan menjadi teladan dan terus mengedukasi tentang covid.19 sehingga masyarakat sadar betul tentang hal tersebut.

"Pengurus terpilih sebaiknya mampu mempertahankan program-program yang sudah berjalan dengan baik, syukur bisa lebih ditingkatkan, dan tentunya bagaimana program PGRI bisa beradaptasi dengan teknologi, dan hal ini menjadi penting untuk memajukan pendidikan dan menjadikan organisasi PGRI sebagai organisasi profesional", demikian harap plt bupati.

Konferensi Kabupaten PGRI Klaten MB XXII dibuka oleh Plt Bupati, dihadiri kadisdik Dr Wardani Sugianto MPd dan penasihat PGRI, serta segenap Perwakilan dari Cabang PGRI se Kabupaten Klaten. Konferensi digelar di Gedung PGRI Klaten, Senin (30/11). Diawali laporan sambutan Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Klaten XXI, H Sunardi SPd MM yang menyatakan bahwa Konferensi ini diselenggarakan dalam upaya memenuhi amanat AD ART PGRI. Konferensi Kabupaten PGRI Klaten merupakan forum tertinggi yang berfungsi untuk laporan pertanggungjawaban kurun 5 tahun, dan menyusun program kerja kedepan, serta pemilihan pengurus masa bakti XXII periode 2020-2025.

Usai pembukaan konferensi, dilanjutkan dengan pemilihan pengurus

*H Sunardi SPd MM Ketua Kabupaten PGRI Klaten*

H Sunardi, akhirnya terpilih sebagai Ketua Pengurus Kabupaten Klaten masa bakti XXII. Daftar calon yang sah dan ditetapkan sebagai calon pengurus berjumlah 43 calon, dengan keseluruhan jumlah 1.129 suara, dilakukan model pemilihan secara paket, yakni pemilihan secara berbareng untuk memilih F1, F2, dan F3. F1 untuk satu orang ketua terpilih H Sunardi SPd MM dengan jumlah 832 suara, untuk F2 (Wakil Ketua.1) terpilih Yusuf dengan 623 suara dan wakil Ketua.2 Purwono dengan perolehan 396 suara, sedangkan F3 (Sekretaris) terpilih Suwartopo dengan 576 suara.

Selanjutnya pengurus terpilih bertindak sebagai formatur didampingi Wk Ketua Provinsi PGRI Jateng H Sakbani SPd MH, Sekretaris Drs Aris Munandar MPd, Kominfo Dr Agus Wis dan Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Klaten XXI untuk memilih kepengurusan melengkapi susunan kepengurusan PGRI Kab Klaten masa bakti XXII.