Wajah Keprofesian Guru Harus Ditonjolkan

Posted by Admin on Slider
Wajah Keprofesian Guru Harus Ditonjolkan

PEMBEKALAN/PENGUATAN
Pengurus Cabang dan Cabang Khusus PGRI Masa Bakti XXII Se-Kota Salatiga.

Ketua Pengurus Provinsi PGRI Jawa Tengah Dr. H Muhdi SH MHum: "Wajah Keprofesian Guru Harus Ditonjolkan"

Salatiga, Infokom PGRI Jateng

PGRI sebagai organisasi profesi, maka semestinya segenap pengurus di setiap tingkatan harus mampu menampakkan  wajah keprofesian guru. "PGRI harus mampu menjadi solusi dalam bidang profesi pendidikan", tegas Dr H Muhdi  SH MHum saat pidato pembekalan pengurus cabang dan cabsus PGRI masa bakti XXII se Kota Salatiga yang berlangsung di gedung Aula SMA.N 3, Selasa (23/2).

Dalam upaya mengedepankan wajah keprofesian inilah, lanjut Dr Muhdi, maka guru harus terlebih dahulu bisa kapabel dan sejahtera. "Peningkatan kompetensi profesionalime dan kesejahteraan guru inilah hakekat dari PGRI sebagai organisasi Profesi, Perjuangan, dan dan Ketenaga kerjaan. PGRI Profesi artinya PGRI menjalankan fungsi memajukan profesi, meningkatkan kompetensi guru, wawasan pendidikan, perlindungan, kesejahteraan dan pengabdian masyarakat", tegas Dr Muhdi.

Dari Guru yang kapabel dan sejahtera inilah, lanjut Dr Muhdi, akan mampu menciptakan SDM yang kompeten dan berkarakter. Dan itu hanya bisa diwujudkan oleh pendidikan yang unggul yang dihasilkan oleh guru yang profesional dan unggul, tegas Dr Muhdi.

Dr Muhdi menegaskan, dari pendidikan yang berkualitas atau unggul inilah justru akan menghasilkan generasi unggul, yakni generasi yang berprofil sebagai 'Pelajar Pancasila', yaitu profil pelajar yang ditandai dengan 6 karakter; berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri, jelas Dr Muhdi.

Selanjutnya Dr. Muhdi juga mengingatkan,  sejak
berdirinya,  solidaritas sebagai kunci penguatan PGRI, yang merupakan kesadaran para guru untuk bersatu. "Maka, ada 4 mimpi atau tujuan yang hendak PGRI wujudkan sejak kelahiranya. 4 mimpi yang juga menjadi tujuan PGRI itu adalah; Mempertahankan NKRI, Memajukan Pendidikan, Memuliakan Guru, dan Membantu Kesulitan Guru", Jelas Dr Muhdi.

Terkait dengan Kebijakan pemerintah melakukan perekrutan satu juta guru sebagai ASN, melalui skema PPPK, Dr Muhdi Menegaskan,  PGRI Jateng menyambut dengan baik, justru melalui  PPPK inilah menjadi solusi bagi guru honorer, yang tidak bisa mendaftar CPNS guru karena terganjal aturan umur maksimal 35 tahun," ujar Dr. Muhdi.

PPPK juga tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan guru,  namun juga menjadi upaya dalam memperbaiki status dan masa depan guru honorer.
"Para guru PPPK ini juga memiliki jaminan yang sama dengan guru berstatus PNS, bedanya hanya satu, tidak mendapatkan pensiun. Guru berstatus PPPK, juga dapat mengikuti seleksi CPNS sepanjang syarat-syaratnya terpenuhi," terang Dr Muhdi.

Dengan pertimbangan tersebut, Dr. Muhdi mendorong para guru honorer tidak ragu-ragu mengikuti seleksi PPPK, sebagai upaya memperoleh status yang jelas dan memiliki jaminan masa depan yang lebih baik.  
"Bentuk dukungan juga kita berikan. Salah satunya melalui kegiatan simulasi dan bimbingan online terkait persiapan pelaksanaan tes seleksi PPPK bagi para guru honorer. Pendampingan ini seluruhnya diberikan secara gratis," terangnya.

Disatu sisi, pihaknya juga mendorong seluruh kabupaten/kota di Jateng, untuk segera mengajukan kebutuhan guru di masing-masing wilayah mereka. Harapannya, kebutuhan tersebut dapat segera terpenuhi melalui skema PPPK tersebut.

Sebelumnya  ketua PGRI Salatiga Zaenuri dalam pengantarnya mengingatkan kepada para pengurus untuk selalu bekerja dengan landasan keikhlasan, berkhidmat dengan sungguh-sungguh serta amanah dalam menjalankan tugas keprofesiannya.

Zaenuri menambahkan, PGRI Salatiga juga baru-baru ini merekrut sekitar 100 anggota baru dari guru ASN. "PGRI harus diyakini untuk mempersatukan guru dan Indonesia. "Kita adalah guru Indonesia", tegas Zainuri dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut  juga diserahkan SK Pengganti antarwaktu untuk Ketua Bidang Pengembangan Profesi kepada Sri Wahyudi MPD yang menggantikan Haris MPd karena alih tugas ke luar kota.

Hadir dan mendampingi dalam acara tersebut Kepala Sekolah SMA N.3 Salatiga Dra Eko Yuli Atmojo MPd yang juga sebagai Wakil Ketua PGRI Salatiga serta Ketua SLCC PGRI Jateng Dr Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si. yang juga Wakil Sekretaris PGRI Jateng dan Infokom PGRI Jateng Dr Agus Wis.