Kuatkan Komitmen Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PGRI Kab/Kota

Posted by Admin on Slider
Kuatkan Komitmen Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PGRI Kab/Kota

Dari Rakor Biro dan Bidang PGRI se Jateng:

*Kuatkan Komitmen Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PGRI Kab/Kota.*

Semarang, Infokom PGRI Jateng. Masa Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan Komitmen PGRI Jateng menjalankan program yang telah diputuskan organisasi dalam Forum Konferensi PGRI di semua tingkatan. Itulah semangat yang mengemuka dalam Rapat Koordinasi Biro dan Bidang PGRI se Jateng yang dilakukan secara virtual, melalui SLCC PGRI Jateng, Sabtu (31/07).

Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si selaku Host pada acara tersebut mengungkapkan bahwa Rakor tersebut melibatkan tiga biro PGRI Jateng bersama Ketua Bidang PGRI Kabupaten/kota. Rakor Biro dan Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dipimpin oleh Dr. Hj. Listyaning Sumadiyani, M.Hum., dengan moderator Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd, M.Si. Rakor Biro dan Bidang Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan dipimpin oleh Wakil Ketua PGRI Jateng, Drs. Rismono, M.Pd., dengan moderator Dr. Sapto Budoyo, S.H, M.H. Dan Rakor Biro Kerja sama dan Pengembangan Usaha dipimpin oleh Drs. F. Budi Santoso, M.Pd, dengan moderator Drs. Aris Munandar, M.Pd.

Rakor diawali dengan doa yang dipimpin oleh Fachrurazi, S.Pd. Dalam doanya Fachrurrazi antara lain memohon agar kegiatan ini bernilai ibadah dan sarana untuk bermuhasabah guna meningkatkan kreativitas dan inovasi para guru untuk kemajuan pendidikan.

Ketua Panitia Penyelenggara Rakor, Dr. Bunyamin, M.Pd, dalam laporanya mengungkapkan bahwa Rakor 3 Biro PGRI Provinsi Jawa Tengah ini dilakukan secara daring bersama 3 Bidang yang sama dari PGRI Kabupaten/kota, dan diikuti oleh 120 peserta.

Ketiga Biro itu adalah Biro Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Biro Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan, dan Biro Kerja sama dan Pengembangan Usaha. Adapun tujuannya adalah untuk melakukan singkronisasi pelaksanaan program PGRI di tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota dengan menetapkan skala prioritas dan penyusunan program yang akan dilaksanakan baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota. Untuk itu Dr. Bunyamin memohon Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah berkenan memberikan sambuatan pengarahan sekaligus membuka acara Rakor.

Dalam sambutannya Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi, SH, M.Hum menegaskan pentingnya melakukan Singkronisasi pelaksanaan program PGRI Jateng dan Kabupaten/kota, terlebih dimasa pandemi covid-19 saat ini diperlukan adaptasi dengan kondisi daerah masing-masing.

“Untuk itu diperlukan adanya kesepakatan bersama agar program organisasi dapat berjalan dengan baik”, jelas Dr. Muhdi.

Muhdi mengaku prihatin dengan banyaknya guru dan anggota PGRI yang terpapar covid-19. Diungkapkan, dalam catatannya ada 929 orang anggota PGRI yang terpapar dan meninggal dunia di Jateng sebanyak 24, termasuk beberapa pengurus. Kepada peserta Rakor, Dr. Muhdi mengingatkan adanya 4 hal penting yang harus diketahui sebagai mimpi PGRI sejak lahir tahun 1945.

Dr. Muhdi juga mengungkapkan tentang KBM Daring dengan fakta di lapangan yang dinilainya belum optimal, bagaimana proses pembelajaran itu berlangsung. Diungkapkan juga bahwa di saat pendidikan merelakan pendidikan dilakukan dari rumah, tetapi klaster covid-19 juga ada di rumah.

Dr. Muhdi selanjutnya mengungkapkan hal-hal penting yang perlu dilakukan oleh biro dan bidang, serta berbagai kegiatan yang selama ini telah dilakukan oleh PGRI Jawa Tengah dalam upaya membantu para guru honor untuk bisa lolos seleksi P3K, maupun kegiatan lain untuk meningkatkan profesionalisme dan memperjuangkan hak-hak guru.

Sekum PGRI Jateng, Drs. Aris Munandar, M.Pd menambahkan bahwa Rakor ini merupakan amanah Konkerprov tahun Kedua MB XXII. Saat ini sudah ada 9 biro yang melakukan rapat koordinasi bersama bidang yang sama tingkat kabupaten/kota.

Dijelaskan, banyak aspirasi yang disampaikan oleh pengurus kabupaten/kota terutama dalam bidang pengembangan usaha, juga dalam bidang penelitian. PGRI provinsi akan mendampingi apabila diperlukan untuk implementasi program di daerah.

Selanjutnya Aris berharap, Rakor biro dan bidang serta anak lembaga PGRI sudah bisa diselesaikan sebelum HUT ke-76 PGRI dan HGn 2021. Begitu juga daerah yang belum menyelesaikan Konfercab diharapk sudah selesai sebelum HUT ke-76 PGRI.

Ketua Biro Kerja sama dan Pengembangan Usaha PGRI Jateng, Drs. F. Budi Santoso mengungkapkan, adanya antusiasme daerah terhadap upaya membangun kemitraan. Utamanya kemitraan yang tidak terlalu besar mengeluarkan modal dari anggota tetapi kemitraan yang rendah modal. Contohnya menyediakan tempat untuk membuka cabang BPR Guru di Kab./Kota dan kemitraan lain yang sesuai dengan ciri khas ataupun potensi yang ada di daerah.

Mereka berharap adanya koordinasi rutin untuk mendapatakan inovasi di kabupaten/kota dalam menjalin kerjasa dan pengembangan usaha, sharing dengan provinsi, dan diharapkan kegiatan usaha di PGRI Kab/Kota semakin bervariasi. (pur/wis)